Senin, 27 Jul 2026 10:54 WIB

Warga Lamongan Serbu Gerakan Pangan Murah

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menemui pembeli pada gerakan pasar murah Pemprov Jatim. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menemui pembeli pada gerakan pasar murah Pemprov Jatim. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga Lamongan menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemprov Jatim. Di Alun-alun kota Lamongan, Senin (18/9/2023) pagi.

Tujuan dari kegiatan tersebut tak lain untuk menjaga harga komoditas pokok sehingga tidak memicu dan terjadi lonjakan ekstrem.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Seperti yang diketahui dalam beberapa pekan terakhir kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga. Beras, misalnya yang mengalami lonjakan harga hingga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Provinsi Jawa Timur, Didik Rudi Prasetya mengungkapkan GPM ini serupa dengan operasi pasar namun cakupan dan stok barang lebih kecil.

"Gerakan Pangan Murah ini juga menyikapi beberapa komoditas pokok yang harganya naik, khususnya beras," ungkapnya, Senin (18/9/2023).

Adapun komoditas yang disediakan antara lain, Beras premium dengan jumlah stok 250 kg dihargai Rp62 ribu/pack. Beras medium stok 600 kg di harga Rp51 ribu/pack, dengan tiap pack seberat 5 kg.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Minyak Kita dengan stok 240 liter di harga Rp13 ribu/liter, Minyak goreng Camat stok 360 liter di harga Rp15 ribu/liter. Selain itu, ada komoditas lain, seperti gula, daging ayam, telur, bawang putih/merah, cabai rawit dan cabai merah besar.

Sementara Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan pihaknya terus berupaya menekan kenaikan harga komoditas diantaranya juga operasi pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan.

"GPM tentu, kami terus mendukung upaya sebelumnya seperti operasi pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan Lamongan," tambahnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Luncurkan Kamar Mewah di RSSA Malang, Dihargai Rp 1 Juta per Malam

Bupati Yes juga menambahkan bila harga komoditas pangan di wilayahnya mulai beranjak stabil, pihaknya juga terus berupaya menstabilkan harga.

"Alhamdulillah sudah stabil, untuk itu upaya terus dilakukan agar masyarakat bisa membeli bahan-bahan pokok terbali dengan harga wajar," bebernya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.