Selasa, 09 Jun 2026 15:57 WIB

Warga Lamongan Serbu Gerakan Pangan Murah

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menemui pembeli pada gerakan pasar murah Pemprov Jatim. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menemui pembeli pada gerakan pasar murah Pemprov Jatim. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga Lamongan menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemprov Jatim. Di Alun-alun kota Lamongan, Senin (18/9/2023) pagi.

Tujuan dari kegiatan tersebut tak lain untuk menjaga harga komoditas pokok sehingga tidak memicu dan terjadi lonjakan ekstrem.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Seperti yang diketahui dalam beberapa pekan terakhir kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga. Beras, misalnya yang mengalami lonjakan harga hingga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Provinsi Jawa Timur, Didik Rudi Prasetya mengungkapkan GPM ini serupa dengan operasi pasar namun cakupan dan stok barang lebih kecil.

"Gerakan Pangan Murah ini juga menyikapi beberapa komoditas pokok yang harganya naik, khususnya beras," ungkapnya, Senin (18/9/2023).

Adapun komoditas yang disediakan antara lain, Beras premium dengan jumlah stok 250 kg dihargai Rp62 ribu/pack. Beras medium stok 600 kg di harga Rp51 ribu/pack, dengan tiap pack seberat 5 kg.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Minyak Kita dengan stok 240 liter di harga Rp13 ribu/liter, Minyak goreng Camat stok 360 liter di harga Rp15 ribu/liter. Selain itu, ada komoditas lain, seperti gula, daging ayam, telur, bawang putih/merah, cabai rawit dan cabai merah besar.

Sementara Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan pihaknya terus berupaya menekan kenaikan harga komoditas diantaranya juga operasi pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan.

"GPM tentu, kami terus mendukung upaya sebelumnya seperti operasi pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan Lamongan," tambahnya.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Bupati Yes juga menambahkan bila harga komoditas pangan di wilayahnya mulai beranjak stabil, pihaknya juga terus berupaya menstabilkan harga.

"Alhamdulillah sudah stabil, untuk itu upaya terus dilakukan agar masyarakat bisa membeli bahan-bahan pokok terbali dengan harga wajar," bebernya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.