Sabtu, 25 Jul 2026 17:06 WIB

Cara Erick Thohir Perbaiki Kualitas Sepak Bola Indonesia

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Sabtu, 09 Sep 2023 07:50 WIB
Erick Thohir saat berada di Graha Unesa Surabaya. (Foto: Haryo Agus/ jatimnow .com)
Erick Thohir saat berada di Graha Unesa Surabaya. (Foto: Haryo Agus/ jatimnow .com)

jatimnow.com - Beragam cara dilakukan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk memperbaiki kualitas sepak bola di Indonesia. Salah satu caranya yakni dengan menggandeng satuan pendidikan tinggi.

Erick Thohir menjelaskan perbaikan kualitas sepak bola Indonesia harus dilakukan dari bawah. Mulai dari pemilihan pemain di usia muda, kesehatan pemain, hingga menambah dan memperbaiki kualitas wasit dan pelatih.

Baca Juga: Prodi Ilmu Politik UNESA Libatkan DPRD, KPU, hingga Media untuk Perkuat Kurikulum

"Ada tiga yang kita dorong bagaimana kita bekerja sama dengan universitas-universitas dan mungkin sekolah-sekolah juga SMA, SMP dan mungkin SD," ucap erick Thohir dalam acara tanda tangan kerja sama antara PSSI dengan universitas yang punya fakultas keolahragaan, di Graha Unesa (Universitas Negeri Surabaya), Jumat (8/9/2023).

Kegiatan kerja sama ini, lanjut Erick, untuk memastikan bertambahnya jumlah pelatih dan jumlah wasit. Indonesia yang mempunyai penduduk sangat banyak namun masih kalah dengan Jepang. Jepang penduduknya lebih sedikit namun mempunyai pelatih hingga 20 ribu lebih.

"Maka dari itu kita mendorong sertifikasi perwasitan kepelatihan kita lakukan bersama-sama dengan sekolah-sekolah," jelasnya.

Baca Juga: Unesa Jaring Bibit Atlet Futsal di Surabaya, Usung Tema Fight For Pride

Kerja sama yang kedua dengan unversitas yakni dibuatnya sport science guna memberikan pendidikan kesehatan kepada para atlet untuk memiliki kondisi fisik yang lebih baik.

"Dengan adanya sport science ini kita harapkan tadi atlit kita punya kondisi fisik yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Menurut Erick, perbaikan sepak bola Indonesia juga harus dimulai dari liga. Erick mendorong universitas-universitas bisa mengikuti dan bermain di liga tiga.

Baca Juga: Bader FC Sabet Gelar Juara Super Copa Pondok Modern Darussalam Gontor

Erick menjelaskan bahwa presiden sudah mendorong perbaikan Kementerian Dalam Negeri dimana pendanaan dari provinsi bisa mensupport olahraga. Dan khsusunya untuk PSSI di liga 3.

"Seperti universitas sekarang Unesa contoh mempunyai klub di liga 3. Bayangkan kalau seluruh universitas se-Indonesia punya klub di liga 3 dan bermain di liga tiga. Artinya generasi tim nasional akan lebih muda lagi karena para mahasiswa bermain di situ," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.