Senin, 08 Jun 2026 16:41 WIB

Mata Air ini Konon Mati jika Ada yang Berbuat Mesum

  • Penulis :
  • | Minggu, 26 Agu 2018 16:56 WIB
Warga mengambil air di sumber mata air pengantin
Warga mengambil air di sumber mata air pengantin

jatimnow.com - Mata air Pengantin di kawasan hutan di Dusun Tretes, Desa Telmung, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, ini menyimpan cerita mistis nan unik. Cerita itu menjadi pengalaman sekaligus peringatan bagi semua warga disana.

Konon jika lokasi sekitar mata air dipakai untuk kegiatan mesum, dua sumber air itu akan berhenti mengeluarkan air.

Syamsi Hadi (65), salah satu sesepuh setempat mengatakan, mata air Pengantin diberi nama demikian karena dua titik sumber airnya berdampingan. Pada tahun 1986 hingga 1987, mata air Pengantin pernah tidak mengeluarkan air sama sekali.

"Disini tidak boleh ada orang yang melakukan pacaran. Apalagi berbuat mesum, sebab secara otomatis sumbernya akan mati," kata dia memulai cerita.

Meski mata air Pengantin pernah "marah" namun rupanya masih ada juga yang berbuat asusila disekitarnya. Bahkan kali ini bukan hanya pancaran mata air yang berhenti total. Tapi aliran sungainya juga turut mati hingga beberapa tahun.

"Kata almarhum Abdul Mannan, sungai ini juga mati, masalahnya juga sama. Karena ada warga yang melakukan mesum, tapi saya lupa tahunnya," ungkapnya lagi.

Kini, mata air Pengantin menjadi sumber kehidupan puluhan Kepala Keluarga (KK) disana. Aliran airnya dialirkan melalui jaringan pipa ke permukiman. Namun lebih banyak yang suka langsung datang ke mata air itu berada.

"Banyak yang datang kesini hanya untuk mandi atau sekedar cuci muka. Katanya biar terlihat awet muda," bebernya.

Warga setempat juga bersama-sama menjaga mata air sumber kehidupan mereka. Setiap ada warga dari luar yang berkeliaran di sekitar mata air Pengantin akan diawasi. Terlebih jika pasangan laki-laki dan perempuan.

"Jangan pacaran atau berzina disana, warga bisa sangat marah," pungkasnya.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.