Senin, 08 Jun 2026 01:32 WIB

DPRD Kecewa Dinas Pendidikan Surabaya Kurangi Rombel

Jajaran Dinas Pendidikan saat memenuhi panggilan DPRD Surabaya (Foto: Judes for jatimnow.com)
Jajaran Dinas Pendidikan saat memenuhi panggilan DPRD Surabaya (Foto: Judes for jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi D DPRD Surabaya meluapkan kekecewaannya di hadapan Kepala Dinas Pendidikan Yusuf Masruf. Hal itu mereka lakukan karena 4.628 lulusan SD di Surabaya pilih tak melanjutkan sekolah ke jenjang SMP karena menjadi korban sistem zonasi PPDB tahun ini.

"Saya menyatakan kecewa banget karena ternyata PPDB tahun ini di sekolah SMP negeri rata-rata mengurangi rombel. Jadi, yang dulu biasanya 10 kelas sekarang 9 atau 8 kelas. Padahal kelulusan SD ini tidak lebih kecil dari tahun kemarin," ucap anggota Komisi D DPRD Surabaya Hari Santoso, Selasa (1/8/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Padahal anggota Fraksi NasDem itu berharap banyak pada pengelolaan PPDB tahun ini kepada Dinas Pendidikan. Menurut dia, kemelut PPDB dari tahun ke tahun adalah pengaturan sistem yang tidak mampu dilakukan Dinas Pendidikan.

Ia mencontohkan satu hal yang bisa dilakukan Dinas Pendidikan Surabaya untuk mengantisipasi banyaknya siswa yang tak bisa masuk SMP negeri, yaki dengan menambah rombongan belajar (Rombel).

"Sebetulnya kalau kita menginginkan proses PPDB ini berjalan dengan baik, justru rombel SMPN ini seharusnya ditambah," kata Hari.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Belum lagi, kata Hari, ketika siswa sudah tidak mendapatkan sekolah negeri. Lalu mendaftar ke sekolah swasta, maka dikenai biaya yang cukup tinggi.

"Apakah Wali Kota ini mau masyarakatnya atau warganya nanti tidak ada yang sekolah? Ini mohon diingat, bahwa Pak Wali ini juga betul-betul memikirkan hal ini," ujar Hari.

Menurut Hari, jika rombel SMP negeri ini dikurangi maka solusinya adalah swasta digratiskan. Terutama bagi siswa gamis dan pragamis yang tidak tertampung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Sesuai data yang kita peroleh saat ini masih ada sekitar 4.628 siswa sampai hari ini belum mendaftar sekolah," tegas Hari.

"Dan saya sebagai wakil rakyat sangat prihatin dan sedih sekali ketika rombel SMPN dikurangi. Sedangkan swasta tetap banyak yang berbayar bagi siswa gamis dan pra gamis," imbuh dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.