Harga Jual Cabai Petani Lojejer Turun Akibat Dampak Cuaca Buruk
- Penulis : Ahaddiini HM
- | Senin, 10 Jul 2023 15:05 WIB
jatimnow.com - Keadaan cuaca yang tidak bersahabat berdampak pada hasil lahan garapan para petani cabai Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.
Nurhadi (49), seorang petani cabai rawit hijau dan cabai sayur, mengungkapkan hasil yang tidak diharapkan akibat peristiwa ini.
Baca Juga: Ujung Tombak Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Pupuk Indonesia Imbau PPTS Taati Aturan
"Cuaca yang tidak menentu, kadang hujan kadang panas seperti sekarang ini mengakibatkan hasil pertanian cabai kita menjadi tidak maksimal dan tidak berkualitas, cabai jadi cepat busuk karena ini," ungkapnya, Senin (10/7/23).
Menurut Nurhadi, akibat cuaca buruk, berdampak pada kualitas hasil pertanian dan daya jual.
"Karena keadaan cuaca yang berubah-ubah, harga jual cabai ke pengepul yang biasanya Rp 12 ribu sekarang menjadi Rp 8 ribu bahkan sampai Rp 6 ribu per kilogram ketika kita jual ke pengepul per-10 hari saat siap panen," jelasnya.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Tahun 2025
Pembatasan pupuk subsidi seharga Rp 140 ribu, menjadikan beban lain para petani, karena terpaksa membeli pupuk non-subsidi yang memberatkan petani cabai dengan harga Rp 325 ribu per karung di samping harga jual yang rendah akibat dampak tidak menentunya cuaca.
Nurhadi berharap, cepat pulihnya keadaan cuaca serta harga yang stabil, baik pada harga hasil pertanian, ataupun harga jual pupuk subsidi dan non-subsidi.
Baca Juga: Serapan Gabah Jember Tertinggi se-Jatim, DPRD Gencar Awasi Distribusi Pupuk dan Irigasi
Editor : Endang Pergiwati
URL : https://jatimnow.id/baca-59905-harga-jual-cabai-petani-lojejer-turun-akibat-dampak-cuaca-buruk