Selasa, 28 Jul 2026 08:57 WIB

Inovatif, RSUD Tulungagung Luncurkan Aplikasi Emergency Button

  • Penulis :
  • | Kamis, 23 Agu 2018 19:38 WIB
Aplikasi Emergency Button/Foto: Wanda R Putri
Aplikasi Emergency Button/Foto: Wanda R Putri

jatimnow.com- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Iskak Kabupaten Tulungagung, melakukan terobosan dengan meluncurkan aplikasi Emergency Button.

Aplikasi ini bisa digunakan oleh masyarakat saat mengalami kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan medis maupun non medis. Mereka cukup menekan tombol yang ada dalam aplikasi, dan menunggu pihak rumah sakit menghubunginya.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Pasar Agrobis Babat Lamongan, 10 Stan Pedagang Hangus

Direktur RSUD Dr Iskak, Supriyanto mengatakan konsep layanan aplikasi ini merupakan pengembangan dari Public Safety Center (PSC) 119 yang sudah berjalan sebelumnya.

Layanan ini menyerupai panggilan darurat 911 yang berada di Amerika Serikat. "Kalau dulu melalui telepon, sekarang cukup instal aplikasi dan menunggu ditelpon oleh petugas," kata Supriyanto, Kamis (23/8/2018).

Menurut Supriyanto, sesaat setelah tombol ditekan akan muncul peringatan di layar monitor ruang pantau. Petugas yang disiagakan langsung mengetahui lokasi sinyal berasal.

Mereka kemudian akan menghubungi dan menanyakan kebutuhan bantuan yang bisa disiapkan. "Jika ternyata mereka membutuhkan bantuan selain medis akan kami hubungkan dengan instansi yang berwenang," jelasnya.

Layanan ini juga sudah terintegrasi dengan sejumlah instansi seperti kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran Tulungagung. Masyarakat bisa menggunakan aplikasi ini dalam keadaan darurat, seperti bencana alam atau kecelakaan.

Baca Juga: Pria Tanpa Identitas di Tulungagung Tewas Usai Tertemper Kereta Api Brawijaya

Makanya, pihak rumah sakit menyiagakan tim khusus untuk memantau layanan ini. Minimal petugas akan memberikan respon selama 15 detik. "Bisa lebih cepat dari 15 detik," tuturnya.

Namun, layanan aplikasi ini sementara hanya bisa digunakan pada gawai berbasis android saja. Sedangkan masyarakat yang menggunakan system operasi selain android, belum bisa mengunduh aplikasi ini.

"Yang jelas kami masih terus melakukan pengembangan," pungkas Supriyanto.

 

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

Reporter: Wanda R Putri

Editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.