Rabu, 10 Jun 2026 22:36 WIB

Bea Cukai Gresik Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar

Suasana pemusnahan rokok dan miras ilegal di halaman Bea Cukai Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Suasana pemusnahan rokok dan miras ilegal di halaman Bea Cukai Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Gresik memusnahkan rokok ilegal sebanyak 1,8 juta batang rokok dan 2.325 liter miras senilai total Rp1,8 miliar.

Pemusnahan barang ilegal yyang merupakan hasil operasi penindakan sejak tahun 2021 sampai 2023 di wilayah Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan tersebut dilakukan di halaman Kantor Bea Cukai Gresik dan di PT Antamas, Gresik.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Gresik Wahjudi Adrijanto mengatakan, barang ilegal yang dimusnahkan ini, jenis rokok sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret kretek tangan (SKT), tanpa dilekati pita cukai. Dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) lokal atau arak Bali.

"Dengan nilai barang yang dimusnahkan Rp1,8 miliar dan nilai kerugian negara Rp1,4 miliar. Barang tersebut sudah ditetapkan milik negara untuk dimusnahkan," ungkapnya, Selasa (27/6/2023).

Menurut dia, modus peredaran rokok tanpa cukai ilegal banyak ditemukan dari jasa pengiriman ekpedisi. Juga banyak masyarakat pinggiran yang mengkonsumsi rokok ilegal. Karena memang harganya murah. Sedangkan miras, banyak ditemukan arak Bali, bir, serta paket obat kedaluwarsa dari ABK kapal.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Kami juga sudah melakukan penyidikan kepada dua tersangka peredaran rokok pada Mei 2023, yang sekarang sudah ditahan di Rutan Lapas Cerme, Gresik,” kata dia.

Selain itu, Bea Cukai Gresik juga dua kali melakukan sanksi administratif. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK 237/PMK. 04/2022 yang berlaku mulai Januari 2023, tentang Penelitian Dugaan Pelanggaran di bidang Cukai terdapat mekanisme penyelesaian tidak dilakukan penyidikan atas pelanggaran di bidang cukai.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

“Dengan membayar sanksi administrasi berupa denda. Sampai saat ini, KPPBC TMP B Gresik sudah menyetorkan ke kas negara atas pembayaran sanksi administrasi berupa denda. Terkait penyelesaian pelanggaran di bidang cukai tidak dilakukan penyidikan sebanyak dua kali penindakan dengan nilai denda cukai sebesar Rp11 juta,” paparnya.

Pihaknya bersama instansi terkait, juga terus melakukan sosialisasi peredaran rokok ilegal tanpa cukai. Baik di Kabupaten Gresik maupun di Kabupaten Lamongan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.