Kamis, 23 Jul 2026 11:15 WIB

Ritual Pujan Kasada Umat Hindu Tengger Bromo, Ini Maknanya

Perayaan Pujan Kasada di Desa Jetak. (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnw.com)
Perayaan Pujan Kasada di Desa Jetak. (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnw.com)

jatimnow.com - Umat Hindu Tengger di wilayah kawasan Gunung Bromo melaksanakan ritual Pujan Kasada. Ritual ini merupakan rangkaian dari upacara perayaan Yadya Kasada 2023 atau 1945 Saka. 

Pujan Kasada dilaksanakan usai larung sesaji ke kawah Gunung Bromo dengan melemparkan ongkek dari hasil pertanian pada Senin (5/6/2023) dini hari.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

Ritual Pujan Kasada merupakan ritual pemujaan umat Hindu kepada Sang Hyang Widi sebagai penutupan rangkaian perayaan Yadya Kasada. Pelaksanaan ritual pujan kasada sendiri dipusatkan di rumah masing masing kepala desa.

"Pelaksanaan Pujan Kasada dilakukan setelah pelaksanaan larung sesaji ke kawah Gunung Bromo," kata Kepala Desa Jetak, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Ngantoro.

Ritual Pujaan Kasada dipimpin langsung oleh seorang dukun pandita dengan diikuti oleh warga dan sesepuh desa. Dalam pelaksanaan dukun pandita yang ditunjuk dengan membacakan sejumlah mantra serta dilengkapi sejumlah sesajen.

"Dengan tujuan agar warga desa diberikan keberkahan hidup , kesehatan dan dilancarkan rejeki," ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

Ngantoro juga mengatakan digelarnya ritual ini warga desa sangat antusias. Bahkan kegiatan ritual Pujan Kasada ini sudah menjadi adat dan tradisi warga suku Tengger sejak nenek moyang.

"Kami secara rutin menggelar ritual Pujan Kasada setiap perayaan Yadya Kasada setiap tahunnya," tegasnya.

Baca Juga: Pedagang Tempe di Probolinggo Menjadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Raib

Sementara itu, Ketua Parisade Hindu Dharma (PHDI) Kabupaten Probolinggo,Bambang Suprapto mengatakan semua rangkaian perayaan Yadya Kasada 2023 berjalan dengan lancar. Termasuk pelaksanaan Pujan Kasada sebagai ritual penutup Yadya Kasada di seluruh wilayah Tengger.

Dalam tahun ini perayaan Yadya Kasada, kata Bambang, berbeda dengan tahun 2022 kemarin, sebab tidak ada pengangkatan dukun pandita baru di wilayah Tengger.

"Karena saat ini jumlah dukun pandita di Tengger masih lengkap yakni berjumlah 57 orang yang tersebar di wilayah Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang," ungkapnya

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.