Senin, 27 Jul 2026 06:32 WIB

Cara Asyik Himainfra PCU Latih Pelajar Bikin Situs Pemrograman

Mahasiswa PCU ajarkan IT pada anak SD di Surabaya (Foto-foto: Ajeng for Jatimnow.com)
Mahasiswa PCU ajarkan IT pada anak SD di Surabaya (Foto-foto: Ajeng for Jatimnow.com)

jatimnow.com - Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (Himainfra) Petra Christian University (PCU) gelar pengabdian masyarakat melalui kegiatan membuat situs pemrograman sederhana bertajuk “From Scratch to Hatch” kepada pelajar sekolah dasar di Surabaya.

Kegiatan yang melibatkan ratusan para siswa SD Kristen Petra se-Surabaya serta melalui situs web, https://scratch.mit.edu, itu digelar selama dua hari 4-5 Mei 2023 lalu.

Baca Juga: Revitalisasi Tenun Jombang Dongkrak Ekonomi Pekerja Seni Lokal

Dipandu oleh mahasiswa Informatics angkatan 2018 hingga 2022, ratusan siswa terlihat sangat antusias saat mengikuti serta melihat gambaran di situs tersebut.

Kemudian di hari kedua, para peserta yang terdiri dari siswa dari kelas V SD ini dibagi dalam beberapa kelompok, untuk melakukan latihan pemrograman itu.

Biasanya pemrograman berisi susunan angka, huruf, dan simbol, di situs tersebut, logika dan matematika sederhana, namun dalam pelatihan itu justru yang diolah peserta itu menggunakan gambar, hingga objek kartun yang penuh dengan warna-warna terang.

Melalui media tersebut, siswa dapat mengetahui lebih awal, seperti apa animasi dalam situs web dibuat, sehingga bagaimana perintah dalam sebuah web tercipta. 

Baca Juga: UK Petra Pertahankan Gelar PTS Kristen Terbaik di Indonesia Versi QS AUR 2026

Salah satu guru SD Petra 9, Kendie Frans yang hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan, melalui media tersebut, siswa dapat mengetahui lebih awal, seperti apa animasi dalam situs web dibuat, sehingga bagaimana perintah dalam sebuah web tercipta. 

“Di zaman sekarang anak-anak tidak bisa lepas dari teknologi. Pembelajaran yang dibalut dengan teknologi seperti ini pastinya menumbuhkan ketertarikan mereka, dibanding menggunakan model pembelajaran konvensional," ujar Kendie melalui siaran tertulisnya, Jumat (12/5/2023).

Dia menambahkan melalui program ini para siswa dapat mengenal sistem pemrograman dari bangku sekolah dasar, sehingga siswa bisa tahu seperti apa di balik layar digital yang digunakannya setiap hari.

"Terlebih lagi, setiap lapisan kehidupan tidak bisa terlepas dari teknologi informasi, mulai dari pendidikan, hingga pertanian, memerlukan ahli di bidang IT untuk mengembangkan produknya," imbuhnya.

Baca Juga: Impor Solar Disetop 2026, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ekonom

Kegiatan itu disambut antusias oleh peserta, seperti halnya salah satu siswa kelas 5-C SD Petra 9 Surabaya, Michelle Ivy Shen. Dia sangat gembira mengikuti pelatihan itu.

"Saya sangat antusias dalam berkreasi membuat objek anjing berbicara menggunakan formula dan sistem yang diajarkan sama kakak-kakak mahasiswa," ungkapnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.