Rabu, 10 Jun 2026 11:48 WIB

Keracunan Massal di Gresik, Polisi Buru Penjual Miras

Korban miras di UGD dr Soetomo
Korban miras di UGD dr Soetomo

jatimnow.com - Kasus keracunan massal minuman keras (Miras) oplosan di Menganti, Gresik hingga menyebabkan 3 orang tewas, diusut oleh polisi. Termasuk diantaranya memburu pelaku penjual miras.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menerangkan, kejadian itu terjadi pada hari Kamis (16/8/2018) malam, usai pertandingan sepak bola. Kemudian ada sekelompok pemuda yang diketahui membawa miras.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Miras ini dibawa secara bergilir ada yang datang dikasih, kemudian kembali lagi. Kemudian pada hari Sabtu malam ada tiga orang yang mengeluh sakit mual muntah-muntah," terang Wahyu ketika dihubungi jatimnow.com, Minggu (19/8/2018).

Kemudian, lanjut Wahyu pada Jumat (17/8/2018) pagi pukul 01.00 WIB ada yang meninggal dan pukul 06.00 WIB ada yang meninggal juga. Menurutnya, para pemuda yang mengkonsumsi miras ini berpindah-pindah ke tiga tempat yang berbeda.

"Pada Kamis, mereka dari lapangan naik motor bertujuh ke warung, kemudian bergeser ke waduk dari Kamis hingga Jumat pagi. Sabtu jam 11 malam baru mengeluh. Tiga tempat yang berbeda ini, dari lapangan ke warung kemudian ke waduk mereka gunakan untuk meminum-minuman keras itu," ujarnya

Kapolres Gresik mengatakan mengetahui keluhan mual dan muntah-muntah, pihak Polres dan Polsek bersama Kepala Desa membawa siapapun yang minum miras ke RS Medical untuk dilakukan check up dan sterilisasi alkoholnya.

"Anggota kita dapat informasi dari perangkat desa, yang pernah meminum dibawa ke RS. Kami sampaikan bahwa saat kejadian bergelempangan atau tidak, tapi kami membawa yang pernah minum ke RS untuk disterilisasi jangan sampai ada korban," lanjut Wahyu

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Wahyu menuturkan langkah selanjutnya untuk menangani kejadian ini pihaknya melakukan proses penyidikan, dan akan menangkap pelakunya.

Saat ini sedang koordinasi baik Polres dan Polsek untuk menangani hal ini. Tak lupa mengingatkan Babinkamtibmas untuk mengimbau para warga agar tidak lagi membeli bahkan mengkonsumsi miras oplosan.

"Kami tiap malam minggu fokus rapat, antisipasi wilayah keamanan Kabupaten Gresik. Selain itu, kita juga terus menyisir warung remang-remang dan warung yang diduga menjadi tempat penjualan miras, saat ini beberapa tempat sudah kami dapatkan," pungkasnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Wahyu juga menambahkan pihaknya akan fokus kepada pelaku yang mengoplos dan akan ditindak tegas. "Kalau terbukti akan kita proses dengan ancaman hukuman, karena tindakan ini mengakibatkan meninggalnya seseorang. Ada UU Kesehatan," pungkasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.