Minggu, 26 Jul 2026 10:09 WIB

Keracunan Massal di Gresik, Polisi Buru Penjual Miras

Korban miras di UGD dr Soetomo
Korban miras di UGD dr Soetomo

jatimnow.com - Kasus keracunan massal minuman keras (Miras) oplosan di Menganti, Gresik hingga menyebabkan 3 orang tewas, diusut oleh polisi. Termasuk diantaranya memburu pelaku penjual miras.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menerangkan, kejadian itu terjadi pada hari Kamis (16/8/2018) malam, usai pertandingan sepak bola. Kemudian ada sekelompok pemuda yang diketahui membawa miras.

Baca Juga: Pesta Miras Bareng Pencuri, Dua Petugas Satpol PP Tulungagung Disanksi

"Miras ini dibawa secara bergilir ada yang datang dikasih, kemudian kembali lagi. Kemudian pada hari Sabtu malam ada tiga orang yang mengeluh sakit mual muntah-muntah," terang Wahyu ketika dihubungi jatimnow.com, Minggu (19/8/2018).

Kemudian, lanjut Wahyu pada Jumat (17/8/2018) pagi pukul 01.00 WIB ada yang meninggal dan pukul 06.00 WIB ada yang meninggal juga. Menurutnya, para pemuda yang mengkonsumsi miras ini berpindah-pindah ke tiga tempat yang berbeda.

"Pada Kamis, mereka dari lapangan naik motor bertujuh ke warung, kemudian bergeser ke waduk dari Kamis hingga Jumat pagi. Sabtu jam 11 malam baru mengeluh. Tiga tempat yang berbeda ini, dari lapangan ke warung kemudian ke waduk mereka gunakan untuk meminum-minuman keras itu," ujarnya

Kapolres Gresik mengatakan mengetahui keluhan mual dan muntah-muntah, pihak Polres dan Polsek bersama Kepala Desa membawa siapapun yang minum miras ke RS Medical untuk dilakukan check up dan sterilisasi alkoholnya.

"Anggota kita dapat informasi dari perangkat desa, yang pernah meminum dibawa ke RS. Kami sampaikan bahwa saat kejadian bergelempangan atau tidak, tapi kami membawa yang pernah minum ke RS untuk disterilisasi jangan sampai ada korban," lanjut Wahyu

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Wahyu menuturkan langkah selanjutnya untuk menangani kejadian ini pihaknya melakukan proses penyidikan, dan akan menangkap pelakunya.

Saat ini sedang koordinasi baik Polres dan Polsek untuk menangani hal ini. Tak lupa mengingatkan Babinkamtibmas untuk mengimbau para warga agar tidak lagi membeli bahkan mengkonsumsi miras oplosan.

"Kami tiap malam minggu fokus rapat, antisipasi wilayah keamanan Kabupaten Gresik. Selain itu, kita juga terus menyisir warung remang-remang dan warung yang diduga menjadi tempat penjualan miras, saat ini beberapa tempat sudah kami dapatkan," pungkasnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Wahyu juga menambahkan pihaknya akan fokus kepada pelaku yang mengoplos dan akan ditindak tegas. "Kalau terbukti akan kita proses dengan ancaman hukuman, karena tindakan ini mengakibatkan meninggalnya seseorang. Ada UU Kesehatan," pungkasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.