Minggu, 07 Jun 2026 13:52 WIB

Dua Jambret Kalung di Pasuruan Dimassa, Motor Dibakar

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 10 Mei 2023 16:57 WIB
Motor pelaku yang dibakar massa.(foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)
Motor pelaku yang dibakar massa.(foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua terduga pelaku jambret yang berboncengan sepeda motor Suzuki Satria babak belur dimassa di Dusun Sobo, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Rabu (10/5/2023) pukul 10.00 WIB.

Massa yang geram bahkan menggebuki kedua terduga jambret dengan balok kayu sampai teler dan satu diantaranya terkapar di sungai irigasi pinggir jalan. Tidak sampai disitu saja, motor Suzuki Satria yang dijadikan sarana oleh kedua pelaku pun dibakar warga.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Mahfud seorang warga yang ada di TKP, mengatakan jika setelah kedua pelaku dimassa dan motornya dibakar, polisi dan TNI yang datang ke loksi berusaha menenangkan warga dan mengamankan kedua terduga pelaku ke balai desa. Namun, massa tetap berupaya mengahajar kedua pelaku sampai masuk ke balai desa.

"Dari balai desa, infonya kedua jambret itu dibawa polisi ke RS Pudik Brimob," jelas Mahfud.

Sementara itu salah satu warga saksi mata kejadian penjambretan yang bernama Ismail, warga setempat, menceritakan jika korban penjambretan ini adalah seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor metik, bernama Sadaah (45), yang ketika itu bersama suaminya bernama Suyantono (50), yang ketika itu mengendarai sepeda motor juga.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Ketika sampai di TKP, datang dua orang jambret yang berboncengan motor Suzuki Satria dari arah belakang dan langsung menarik kalung yang dipakai korban, dan kedua pelaku langsung tancap gas. Mengetahui hal itu, suami korban langsung mengejar dan menabrak motor pelaku, hingga membuat kedua pelaku dan suami korban sama-sama terjatuh.

Di satu sisi, korban tidak berhenti meneriaki jambret dan menolong suaminya. Massa yang terpancing teriakan korban langsung mengepung dan menghajar satu pelaku yang bersembunyi di bawah sungai, dan satu pelaku lagi yang berlari di area lapangan sepak bola.

"Dua pelaku dan suami korban sama-sama jatuh dari motor, tapi yang luka lumayan parah suami korban. Suami korban lalu dirujuk ke RSUD Bangil," ungkap Ismail.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sohib yang juga warga setempat, mengatakan jika di jalan raya Wonokoyo wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan ini sering terjadi aksi penjambretan. Atas dasar itulah warga sangat geram dan tidak segan mengahajar kedua terduga pelaku.

"Di sini sering terjadi penjambretan, setahu saya tiga sampai empat kali ada orang dijambret, warga sudah marah sampai motornya pelaku tadi dibakar," tandasnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.