Minggu, 07 Jun 2026 22:30 WIB

Mengapa Ada Truk Plat Merah di Proyek Box Culvert Benowo?

  • Penulis :
  • | Minggu, 19 Agu 2018 18:01 WIB
Truk-truk berplat merah mengangkuti tanah dari proyek box culvert di Benowo
Truk-truk berplat merah mengangkuti tanah dari proyek box culvert di Benowo

jatimnow.com - Proyek pembangunan box culvert atau gorong-gorong di kawasan Benowo, Surabaya diduga telah menyalahi aturan. Truk berplat merah atau milik Pemkot Surabaya ikut mengangkuti timbunan tanah proyek tersebut.

Sesuai aturan, dalam suatu proyek, pemerintah telah membayar jasa pembuangan tanah galian kepada pelaksana proyek. Secara otomatis jika truk berplat merah milik Pemkot Surabaya ikut membantu pengerjaan proyek tersebut, makan dianggap salah.

Berdasar informasi yang dihimpun jatimnow.com, setiap hari sekitar lima sampai enam truk milik Pemkot Surabaya dengan bak warna kuning antre mengambil tanah galian dari proyek tersebut.



Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Vincencius Awey buka suara terhadap dugaan 'malpraktik' tersebut. Ia menegaskan, sebuah kesalahan jika truk milik pemkot tersebut mengangkut tanah bekas galian proyek.

"Terkait soal adanya trukDdinas PU (pekerjaan umum) yang mengangkut tanah hasil galian kontraktor, kalau itu benar maka tentu hal seperti ini tidak diperbolehkan. Itu sudah merupakan bagian dari pekerjaan kontraktor tentunya," ujar Awey saat dikonfirmasi, Minggu (19/8/2018).

Awey menambahkan, jika terbukti melanggar, kontraktor bisa di black list dan pengerjaan diberhentikan.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

WhatsApp_Image_2018-08-19_at_17.44.57(4)WhatsApp_Image_2018-08-19_at_17.44.57(4)

"Jika ada unsur kesengajaan di lapangan, maka semua pihak yang lalai akan dimintai pertanggungjawaban, dan kalau terbukti melanggar maka kontraktor dan konsultan pengawas dapat diblack list sementara petugas di lapangan dapat diberhentikan," tegasnya.

Saat dikonfirmasi apakah masalah ini akan dibahas di DPRD Surabaya, Awey mengatakan akan mencari informasi.

"Tadi sudah hubungi Pak Edi, Kasi Pembangunan. Beliau masih telusuri di lapangan. Jika tak ada jawaban, akan saya usulkan pembahasan ke komisi," tegasnya.

Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser mengaku masih melakukan penulusuran atas proyek itu.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

"Khusus proyek itu, saya akan cari tahu," kata dia saat dikonfirmasi.

Namun, kata  dia, Pemkot memanfaatkan tanah bekas galian untuk mengurug aset yang lain.

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

"Tanah galian dimanfaatkan untuk meninggikan taman, mengurug aset lain," jawab  Fikser.


Reporter: Arif Ardiyanto
Editor: Budi Sugiharto

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.