Minggu, 07 Jun 2026 18:39 WIB

Polemik di Internal Universitas Islam Lamongan Makin Meruncing

Universitas Islam Lamongan - (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Universitas Islam Lamongan - (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menyandang predikat kampus swasta terkemuka di Kota Soto, Universitas Islam Lamongan (Unisla) justru diselimuti polemik internal saat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023.

Hal itu tidak lepas dari polemik yang terjadi antara para dosen, dalam hal ini pimpinan fakultas dan pihak yayasan yang bermula dari pengangkatan Penanggungjawab (Pj) Rektor Unisla, Rabu (5/4/2023) lalu.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Saat itu, pelantikan AKBP Dody Eko Wijayanto sebagai Pj Rektor menggantikan Dr. Bambang Eko Muljono mendapat penolakan keras hingga memicu serangkaian aksi mahasiswa dan dosen.

Hingga saat ini, polenik itu tak kunjung mereda. Alih-alih mendapat solusi, masalah ini malah kian runyam hingga berbuntut laporan polisi terkait adanya akte notaris yang dibuat berdasar keterangan palsu.

Penasihat Hukum Yayasan Pembina Pendidikan Tinggi Islam (YPPTI) Sunan Giri, Sudarmadi menyebut bahwa ada sejumlah pihak yang bertindak menyalahi aturan dan keputusan yayasan. Salah satunya dengan mengubah susunan pembina yayasan.

"Muncul akta notaris yang memuat perubahan susunan pembina YPPTI Sunan Giri berdasarkan rapat di bulan Desember 2022. Kami ambil upaya hukum dan saat ini tengah dalam penanganan," jelas Sudarmadi, Selasa (2/5/2023).

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Alasannya, beber Sudarmadi, rapat terbatas yang telah digelar tidak memenuhi kuorum dan juga tidak ada kesepakatan antara anggota pembina YPPTI untuk merubah susunan maupun menambah Pembina YPPTI Sunan Giri Lamongan yang telah ada sebelumnya.

"Rapat tersebut juga tidak terdapat Notulen Rapat, dan anggota pembina atas nama H. Ujang Irawan dengan tegas menolak penambahan anggota Dewan Pembina YPPTI Sunan Giri Lamongan," bebernya.

Dalam akta notaris yang diperkarakan itu, urai Sudarmadi, berisi bila masa jabatan rektor Dr. Bambang diperpanjang atas dasar pengangkatan pembina yayasan hasil rapat yang tak sesuai kesepakatan.

Baca Juga: Belasan Pelajar di Tulungagung Tumbang Saat Mengikuti Upacara

"Semua sudah clear dan keputusan ketua pengurus yayasan tepat dan final. Sudah ada upaya hukum. Lebih jauh jika keberlangsungan proses belajar mengajar dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Unisla harus tetap berjalan dalam kondisi apapun," paparnya.

Sementara dari pihak dosen, yang terdiri dari pimpinan fakultas di Unisla membuat petisi penolakan terhadap Pj rektor dan pencopotan Dr. Bambang Eko Muljono.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.