Kamis, 23 Jul 2026 04:47 WIB

Diduga Arus Pendek, Wisata Kampung Coklat di Blitar Terbakar

Kebakaran di Wisata Kampung Coklat Blitar. (foto: Harun for jatimnow.com)
Kebakaran di Wisata Kampung Coklat Blitar. (foto: Harun for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wisata Kampung Coklat yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar terbakar, Rabu (26/4/2023), sekitar pukul 01.30 WIB. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.

Petugas baru bisa menjinakkan api setelah berkutat dalam tempo 4,5 jam. Dugaan sementara arus pendek menjadi pemicu kebakaran di lokasi wisata ini. Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Kasi Pencegahan dan Investigasi Kebakaran Damkar Pemerintah Kabupaten Blitar Tedy Prasojo, mengatakan lima unit mobil pemadam itu terdiri atas dua mobil damkar milik Pemkab Blitar, sedangkan sisanya milik Pemerintah Kota Blitar.

Pihaknya juga menerjunkan satu mobil tangki supply air milik BPBD Kabupaten Blitar dan dua unit lainnya milik BPBD Pemkot Blitar.

"Awal api muncul dari ruangan packing coklat, di sisi utara pintu masuk sebelah barat. Lalu api cepat menjalar dan menyebar cukup luas ke arah timur sampai areal wahana permainan anak-anak," kata Tedy.

Petugas damkar bersama warga setempat berjibaku memadamkan kobaran api yang cukup besar. Banyaknya material yang mudah terbakar di sekitar lokasi menyebabkan api mudah menyebar.

Baca Juga: Rumah Janda di Plosoklaten Kediri Diduga Dibakar Mantan Suami

Sejak muncul kobaran api sekitar pukul 01.00 WIB, api baru bisa benar-benar padam sekitar pukul 04.30 WIB. Tak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta.

"Berdasar dari hasil investigasi awal, api muncul dari arus pendek di ruang packing coklat. Tapi kita tunggu hasil laporan pihak kepolisian, supaya lebih valid," tuturnya.

Sementara itu owner Kampung Coklat, Kholid Mustafa mengatakan kebakaran ini dipicu rice cooker yang tidak dicabut. Rice cooker ini berada di area cooking clas.

Baca Juga: Kandang Ayam di Wates Kediri Terbakar, Kerugian Tembus Rp400 Juta

Area itu merupakan lokasi yang terbakar mencapai 5 persen dari total luasan kampung coklat. Meskipun begitu kebakaran ini tidak menutup operasional wahana wisata edukasi ini.

"Hari ini tetap kita buka seperti biasa, hanya area cooking clas yang kita tutup. Untuk area lain seperti tempat bermain dan lainnya masih beroperasi," pungkasnya.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.