Sabtu, 06 Jun 2026 20:15 WIB

Mengejutkan! Warga Jatim Lebih Tertarik Prabowo Dibanding Ganjar

Prabowo Subianto saat melakukan safari politik di Banyuwangi, Jawa Timur. (dok jatimnow.com)
Prabowo Subianto saat melakukan safari politik di Banyuwangi, Jawa Timur. (dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketertarikan warga terhadap Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto cukup tinggi di Jawa Timur. Berdasarkan survei yang diumumkan Lembaga Survei dan Analisa Kebijakan Publik (Lanskap) menyebutkan Prabowo leading menggeser Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Direktur Eksekutif Lanskap, Mochammad Toha menyampaikan bahwa berdasarkan hasil riset yang dilakukannya, ditemukan bahwa mayoritas masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah mengenal Prabowo Subianto.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Tingkat pengenalan publik terhadap tokoh-tokoh yang disebutkan di dalam pertanyaan survei baik di Jateng mapun di Jatim sudah melampaui 50 persen. Di mana yang paling tinggi di Jateng ditempati Ganjar, Prabowo, dan Anies di tiga besar. Sementara tiga besar di Jatim adalah Prabowo, Khofifah dan Ganjar," kata Toha, Senin (17/4/2023) malam.

Secata elektabilitas, Toha menyebut jika Prabowo masih berada di urutan tiga besar di Jawa Tengah. Namun di Jawa Timur, masih di urutan pertama.

"Untuk elektabilitas calon presiden di Jateng dan Jatim menemukan hasil yang berbeda. Ganjar menempati posisi tertinggi di Jateng, disusul Prabowo di posisi kedua, dan Erick Thohir di posisi ketiga. Anies tercecer di posisi keenam di Jateng, Ganjar hanya terpaut 4,4 persen dari Prabowo," paparnya.

Untuk wilayah Jatim, Prabowo menduduki posisi teratas berselisih 6,8 persen, dari Ganjar dan Anies yang menempati posisi ketiga. Agaknya sekarang Jatim merupakan basis elektoral utama Prabowo, di samping Jawa Barat dan Banten, khusus untuk Pulau Jawa.

Di mata Lanskap, Prabowo dinilai mampu merangkul pemilih Jateng dan Jatim. Hasil survei juga menunjukkan ada beberapa faktor yang menyebabkan Prabowo Subianto masih berada di urutan tiga besar di Jawa Tengah. Salah satunya adalah kegiatan safari Menteri Pertahanan tersebut ke beberapa daerah bersama Presiden Joko Widodo.

"Prabowo mampu muncul sebagai runner up. Mungkin itu buah dari safarinya di Jateng bertemu para tokoh berpengaruh, dan memiliki akar serta modal sosial yang kuat. Lagi-lagi di samping hubungannya yang sangat baik dengan Jokowi," tutur Toha.

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Sementara tentang dugaan mengapa Prabowo Subianto berada di urutan pertama di Jawa Timur juga tak lepas sepak terjang Prabowo di Jatim.

"Munculnya Prabowo sebagai sosok dengan elektoral tinggi di Jatim tidak lepas dari kuatnya silaturahmi yang dibangun Prabowo dengan publik di Jatim, baik langsung maupun maupun melalui institusi pendidikan keagamaan dan para kyai," paparnya.

Tentu hal ini tidak lepas dari kinerjanya sebagai Menhan dan endorsement Jokowi. Di samping itu, koalisi yang dijalin erat dengan PKB diduga kuat memiiki efek elektoral yang bagus untuk Prabowo Subianto.

Toha juga memprediksi jika data tersebut konstan hingga pemilu 2024, maka Prabowo Subianto diprediksi bisa keluar menjadi pemenang dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Sapi Gemoy Hewan Kurban Presiden Prabowo di Tulungagung Bernama Fajar

Namun demikian, ia memberikan saran agar Prabowo benar-benar bisa memilih calon wakil Presiden yang tepat untuk mendampinginya di Pemilu 2024 mendatang.

"Sebagai Capres, Prabowo memiliki tiga opsi pendamping atau cawapres yang dapat memberikan efek elektoral yang kuat di kedua provinsi, yaitu; Ganjar Pranowo, Khofifah Indar Parawansa dan Puan Maharani," pungkasnya.

Untuk diketahui, survei Lanskap tersebut dilakukan dalam rentang waktu 1-10 April 2023 dengan menggunakan sample 880 responden di untuk masing-masing wilayah, baik di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Metodologi survei menggunakan multistage random sampling dengan margon of error (MoE) +/- 3,3�n tingkat kepercayaan 95%.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.