Sabtu, 06 Jun 2026 14:48 WIB

Cerita Dunia Lain di Sungai Simo Hilir Surabaya, Tempat Remaja Tewas Tenggelam

Sungai Simo Hilir Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Sungai Simo Hilir Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Cerita dunia lain menyeruak di aliran Sungai Simo Hilir Surabaya, tempat MRS (15), remaja tenggelam hingga ditemukan tewas.

Masyarakat sekitar mempercayai bahwa sungai itu dihuni sesosok hantu alap-alap dan ular gaib berukuran besar, dengan panjang 5 meter.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sugito (53), warga Simo Gunung menjelaskan, mulai sesepuh dahulu, di Sungai Simo Hilir itu memang sudah dipercaya kental dengan cerita mistis.

"Ini merupakan korban yang keempat kalinya, sejak kejadian yang berturut-turut Tahun 2016 dan 2017, serta tahun berikutnya," ungkap Sugito kepada jatimnow.com, Kamis (13/4/23) dini hari.

Menurut Sugito, Sungai Simo Hilir dihuni sesosok hantu alap-alap dan seekor ular gaib besar. Sebagaimana cerita-cerita ini dipercayai oleh masyarakat sekitar.

Sugito berani bercerita panjang, karena hampir setiap malam hari, dia memancing ikan di Sungai Simo Hilir. Saat memancing, dia kerap dijumpai langsung oleh sosok gaib penunggu sungai.

"Pada dua minggu lalu, sebelum bulan puasa tiba saya memancing di sini. Saya dijumpai ular besar yang muncul dari gorong-gorong," ungkapnya.

Menurut Sugito, ukuran ular itu sekitar satu dekapan orang dewasa atau satu ukuran pohon asam tua yang besar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ukuran 5 meter lebih. Saya pulang dan besok paginya saya tanyakan kepada petugas pintu air yang lama. Ternyata sosok dari ular adalah satu penunggu gaib di sungai ini," jelas Sugito.

Bagi Sugito, kejadian ditemui ular besar di sini belum seberapa, karena ada kejadian yang itu benar benar menakutkan, yang terjadi kepada teman memancingnya Sugito di 2006 lalu.

Tahun 2006 silam, Sugito menceritakan, saat dirinya memancing bersama temannya. Ia dikagetkan dengan kondisi temannya yang itu tercebur ke dalam sungai tiba-tiba, dan dalam keadaan kesurupan.

"Teman saya kesurupan masuk ke dalam arus sungai dan beberapa tulangnya patah. Bahkan saya membantu sendiri saat keadaan teman saya itu kesurupan, lalu membawanya ke orang pintar," ceritanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kata orang pintar (dukun), lanjut Sugito, awal kejadian memang murni kesalahan temannya. Saat buang air kecil tidak permisi, yang tepat kencingnya mengenai bayi dari hantu alap - alap ketika digendong ibunya duduk dintepian sungai.

"Kejadian semalam itu, lanjut diceritakan oleh dukun. Kalau teman saya ini telah mengencingi bayi atau anak dari sosok alap-alap yang sedang digendong ibunya," jelasnya.

Dari situ, Sugito mengaku merinding. Namun demikian, ia menambahkan sebuah pesan bahwa di manapun jangan lupa permisi.

"Permisi jangan lupa. Ini seperti yang saya lakukan sebut saja 'danyang' penunggu sungai dan sing 'mbau rekso', di manapun dan kapanpun," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.