Minggu, 26 Jul 2026 00:41 WIB

Podjok Prancis di Kampus Narotama

Para mahasiswa saat belajar di Podjok Prancis Universitas Narotama Surabaya/Foto: Fahrizal Tito
Para mahasiswa saat belajar di Podjok Prancis Universitas Narotama Surabaya/Foto: Fahrizal Tito

jatimnow.com - Belajar Bahasa Prancis seringkali dipandang sulit oleh banyak orang. Belum lagi karena tulisan dan pelafalan Bahasa Prancis yang jauh berbeda dari Bahasa Indonesia.

Namun, dengan mengikuti kelas Bahasa Prancis di Podjok Prancis Universitas Narotama Surabaya, belajar Bahasa Prancis akan terasa menyenangkan dan semudah belajar Bahasa Inggris.

Baca Juga: Muharram Camp BSI Maslahat Bekali Anak Yatim Mental dan Spiritual

Keseruan belajar bahasa Prancis itu dirasakan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam kursus maupun dalam Klub Francophile Universitas Narotama Surabaya.

Beberapa mahasiswa itu diantaranya Agung dan Firman dari Jurusan Manajemen yang sudah 2 tahun terakhir ini mengikuti berbagai kegiatan di Podjok Prancis.

Agung mengatakan di Podjok Prancis itu tidak hanya belajar Bahasa Prancis pakai buku, tapi juga belajar dengan game dan nonton film.

“Pernah suatu waktu kita nonton film Le Petite Nicola, lalu saya ajak teman-teman lain karena pasti ada subtitlenya. Ketika film diputar, ternyata subtitlenya juga Bahasa Prancis. Jadilah kita memahami filmnya kebanyakan lewat gambar saja,” terang Agung.

Begitu pula yang dirasakan oleh Firman. Salah satu mahasiswa yang juga belajar di Podjok Prancis itu mengaku sudah mempelajari Bahasa Prancis hingga telah mendapatkan sertifikat A1. Makanya, dia merasa termotivasi untuk bisa mengunjungi negara yang memiliki menara Eiffel itu.

"Belajar Bahasa Perancis bikin saya ingin ke sana, entah untuk kuliah atau sekadar berlibur. Ya semoga nanti ada kesempatan,” tutur Firman.

Penanggungjawab Podjok Prancis Universitas Narotama Surabaya, Fitri Rofiyarti, mengungkapkan Bahasa Prancis memang dipandang lebih sulit dipelajari, karena mayoritas mahasiswa Indonesia memang tidak pernah mendapatkan pelajaran itu sejak sekolah dasar.

Baca Juga: Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional

“Sama saja dengan Bahasa Inggris yang tidak jauh tingkat kesulitannya. Hanya saja Bahasa Inggris sudah kita dapatkan sejak SD, atau bahkan saat ini anak-anak TK sudah mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris,” kata Fitri, Dosen PG PAUD Universitas Narotama itu.

Ia menjelaskan, Podjok Prancis Universitas Narotama adalah wadah yang dibuat atas kerjasama Kedutaan Besar Prancis dengan International Relation Office UNNAR. Podjok Prancis menjadi salah satu Warung Prancis yang tersebar di beberapa kampus di seluruh Indonesia.

“Podjok Prancis adalah perpanjangan tangan Kedubes Prancis dan sebagai pusat informasi dan pembelajaran bahasa dan budaya Prancis,” jelas lulusan Universitas Brawijaya Malang itu.

Fitri menambahkan, di Podjok Prancis Universitas Narotama itu bukan hanya sekadar belajar, tapi sekaligus bisa mendapatkan sertifikat level A1 dan A2 secara gratis.

Alhasil, pelayanan yang diberikan itu mendapatkan penghargaan juara tiga sebagai penyelenggara Warung Perancis terbaik se Indonesia.

Baca Juga: Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah

“Di Podjok Prancis ini, kami mengadakan kegiatan, bukan hanya kursus. Bahkan, Podjok Prancis UNNAR mendapatkan penghargaan sebagai Warung Prancis dengan kegiatan terbaik pada seminar Warung Prancis tanggal 9-10 Juli 2018 lalu di Jakarta,” pungkasnya.

 

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.