Rabu, 10 Jun 2026 16:54 WIB

Kediri Panas Pol, Dampak Erupsi Gunung Merapi?

Suasana di Jembatan Brawijaya Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana di Jembatan Brawijaya Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga di Kediri merasakan panas yang lebih dari biasanya, beberapa hari terakhir. Sebagian mereka menyebut ini dampak dari erupsi Gunung Merapi sejak akhir pekan kemarin. Benarkah demikian?

Setidaknya sejak Minggu kemarin, panas di Kediri mencapai 33 derajat celcius. Suhu udara ini bahkan lebih panas dari prakiraan cuaca dari BMKG Juanda, yakni 20-30 derajat celcius. Saat malam hari pun, sebagai warga masih merasakan sangat gerah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Terkait cuaca yang puanas pol ini, Kepala BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh memastikan bukan dampak dari erupsi Gunung Merapi. Menurut dia, tidak ada kaitannya cuaca di Kediri ini dengan erupsi yang bahkan masih terjadi sampai kemarin.

"Tidak ada (kaitannya dengan erupsi Gunung Merapi)," kata Indun Munawaroh, Rabu (15/3/2023).

Cuaca panas ini lanjut Indun karena adanya fenomena El Nino, dimana terjadi suhu muka laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah. Sehingga, menyebabkan pengurangan curah hujan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Berbeda dengan tahun kemarin fenomena La Nina yang menyebabkan bertambahnya curah hujan," tambah Indun.

Awal tahun kemarin, fenomena El Nino ini pernah disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Musim kemarau yang kering diprediksi akan melanda Indonesia termasuk Jawa Timur. Kemarau ini akan terjadi lebih awal pada bulan April.

Tak hanya kekeringan, datangnya fenomena El Nino ini dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. BMKG memprediksi hal tersebut lantaran curah hujan semakin berkurang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selama tiga tahun berturut-turut, Indonesia mengalami musim kemarau basah atau curah hujan berlebih akibat adanya fenomena La Nina. Memasuki tahun 2023, intensitas La Nina terus melemah. Hal tersebut terlihat dari indeks ENSO atau El Nino Southern Osciliation pada 10 hari pertama Januari 2023, yang mencapai 10,08 dan menuju ke netral.

Meski begitu, fenomena kekeringan menurut BMKG tidak terjadi dalam waktu yang panjang. Ini diperkirakan akan berakhir pada bulan Oktober 2023.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.