Senin, 08 Jun 2026 08:40 WIB

Waspada! Pengedar Narkoba di Pasuruan Incar Warga Desa

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 07 Mar 2023 13:23 WIB
Sebanyak 45 pelaku kejahatan di Kabupaten Pasuruan terjaring sepanjang Januari-Februari 2023. (foto Moch Rois/jatimnow.com)
Sebanyak 45 pelaku kejahatan di Kabupaten Pasuruan terjaring sepanjang Januari-Februari 2023. (foto Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Pasuruan mengungkap 98 kasus kejahatan dalam dua bulan pertama tahun 2023 ini. Kejahatan yang diungkap dalam dua bulan pertama didominasi tindak penipuan, curanmor, dan peredaran narkotika.

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan jika dalam 98 kasus yang terungkap itu beberapa diantaranya menjadi atensi keresahan masyarakat.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Selama bulan Januari dan Februari tahun ini, jajaran Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap 73 kasus. Untuk Satresnarkoba ada 25 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 45 orang," kata AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Selasa (7/3/2023).

Bayu menguraikan jika beberapa atensi masyarakat Kabupaten Pasuruan yang telah diungkap meliputi begal motor. Salah satunya kejadian yang dibarengi dengan pembacokan terhadap korban di Kecamatan Rembang.

Selain itu, kasus pembakaran santri menjadi atensi tersendiri, selain pembobolan ATM di Kecamatan Tosari.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Untuk hasil ungkap kasus yang paling mendominasi adalah curanmor sebanyak delapan kasus, penipuan 11 kasus, curat sebanyak lima kasus dan persetubuhan atau kekerasan terhadap anak lima kasus," ungkapnya.

Sementara untuk hasil ungkap Satresnarkoba, polisi mengamankan barang bukti sabu total seberat 75,14 gram. Sedangkan wilayah yang paling banyak peredaran narkoba berdasar hasil ungkap kasus berada di Kecamatan Pasrepan.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Sekarang ini ada kecenderungan pergeseran peredaran narkoba yang menyasar ke desa-desa, seperti di Pasrepan. Dugaan kami, mungkin karena polisi selama ini masif melakukan penggerebekan di wilayah-wilayah urban di Pasuruan," Bayu Pratama menjelaskan.

Dugaan lain adalah masyarakat kota sudah paham akan bahaya narkoba. Berdasarkan data ini, pihaknya berupaya melakukan sosialisasi yang masiif ke desa-desa tentang bahaya narkoba.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.