Kamis, 23 Jul 2026 10:17 WIB

Waspada! Pengedar Narkoba di Pasuruan Incar Warga Desa

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 07 Mar 2023 13:23 WIB
Sebanyak 45 pelaku kejahatan di Kabupaten Pasuruan terjaring sepanjang Januari-Februari 2023. (foto Moch Rois/jatimnow.com)
Sebanyak 45 pelaku kejahatan di Kabupaten Pasuruan terjaring sepanjang Januari-Februari 2023. (foto Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Pasuruan mengungkap 98 kasus kejahatan dalam dua bulan pertama tahun 2023 ini. Kejahatan yang diungkap dalam dua bulan pertama didominasi tindak penipuan, curanmor, dan peredaran narkotika.

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan jika dalam 98 kasus yang terungkap itu beberapa diantaranya menjadi atensi keresahan masyarakat.

Baca Juga: Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

"Selama bulan Januari dan Februari tahun ini, jajaran Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap 73 kasus. Untuk Satresnarkoba ada 25 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 45 orang," kata AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Selasa (7/3/2023).

Bayu menguraikan jika beberapa atensi masyarakat Kabupaten Pasuruan yang telah diungkap meliputi begal motor. Salah satunya kejadian yang dibarengi dengan pembacokan terhadap korban di Kecamatan Rembang.

Selain itu, kasus pembakaran santri menjadi atensi tersendiri, selain pembobolan ATM di Kecamatan Tosari.

Baca Juga: Bawa Kabur Motor Usai Ajak Check-in Korban, Pria Sidoarjo Ditangkap Polisi

"Untuk hasil ungkap kasus yang paling mendominasi adalah curanmor sebanyak delapan kasus, penipuan 11 kasus, curat sebanyak lima kasus dan persetubuhan atau kekerasan terhadap anak lima kasus," ungkapnya.

Sementara untuk hasil ungkap Satresnarkoba, polisi mengamankan barang bukti sabu total seberat 75,14 gram. Sedangkan wilayah yang paling banyak peredaran narkoba berdasar hasil ungkap kasus berada di Kecamatan Pasrepan.

Baca Juga: IASC Selamatkan Rp674 M Dana Korban Penipuan, OJK Perkuat Perlindungan Konsumen

"Sekarang ini ada kecenderungan pergeseran peredaran narkoba yang menyasar ke desa-desa, seperti di Pasrepan. Dugaan kami, mungkin karena polisi selama ini masif melakukan penggerebekan di wilayah-wilayah urban di Pasuruan," Bayu Pratama menjelaskan.

Dugaan lain adalah masyarakat kota sudah paham akan bahaya narkoba. Berdasarkan data ini, pihaknya berupaya melakukan sosialisasi yang masiif ke desa-desa tentang bahaya narkoba.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.