Minggu, 07 Jun 2026 18:47 WIB

Potret Miris Rumah Nenek ODGJ di Lamongan

Kondisi dalam rumah nenek ODGJ, Sayana di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi dalam rumah nenek ODGJ, Sayana di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nenek ODGJ di Lamongan, Sayana menempati rumah yang jauh dari kata layak. Kebanjiran dan hidup sendiri ditambah rusaknya beberapa bagian rumah.

Ironis memang, di sia yang menginjak 62 tahun ia harus berjibaku dengan kondisi memprihatinkan tersebut. Di sudut rumahnya beberapa perabotan yang diamankan dari genangan banjir.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Tempat tidurnya pun miris hanya berupa amben kayu bambu sederhana dengan alas seadanya yang dikelilingi genangan air banjir.

"Kalau tidur di situ amben bambu, banjirnya setengah badan saya. Surat-surat juga dibawa anak karena takut hilang atau kena air," kata Nenek Sayana, Kamis (16/2/2023).

Dari pantauan, kondisi rumah nenek malang tersebut tampak suram. Air banjir keruh, sejumlah tembok pun terlihat mulai terkikis. Begitu pula dengan atap plafon yang tampak rapuh dan nyaris ambruk.

"Kondisinya begini mas," kata Sayana sambil menunjukan kondisi dalan rumahnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Terdapat dua kamar di rumah tersebut, tapi Nenek Sayana tidur dan beraktivitas di daerah ruang tamu saja dengan alasan bagian kamar dan ruang belakang memiliki dataran rendah sehingga kedalaman air bertambah.

Ia juga menunjukan bagian atap plafon rumah yang rapuh dan nyaris ambruk.

"Jadi sarang tikus ya begitu jadinya," ucapnya.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Sementara itu, warga setempat, Ita mengaku meski hidup dengan masalah kesehatan mental Nenek Sayana dikenal memiliki pribadi dan tutur kata yang baik oleh warga setempat.

"ODGJ tapi santun, komunikasinya bagus tutur bicaranya halus dan berbahasa jawa krama, cuma kadang ngelantur," kata Ita.

Sebelumnya, kondisi Nenek Sayana warga Dusun Pujut, Desa Sidomulyo, Deket itu menyita perhatian banyak kalangan kendati kondisi kesehatan mental dan rumahnya kebanjiran dampak proyek jalan Deket-Soko.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.