Senin, 27 Jul 2026 21:06 WIB

Pengemudi Mobil Mabuk di Surabaya Diantar Pulang Polisi

Polisi saat tes kadar pengaruh alkohol pada pengendara. (Foto: Satlantas Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)
Polisi saat tes kadar pengaruh alkohol pada pengendara. (Foto: Satlantas Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Satlantas Polrestabes Surabaya menjaring dan memberikan surat teguran kepada 15 pengemudi mobil yang kedapatan terpengaruh miras atau mabuk saat Operasi Keselamatan Semeru 2023.

Puluhan pengemudi tersebut terjaring operasi yang dilakukan polisi lalu lintas dengan metode Stasioner Selektif Prioritas yang digelar sekitar pukul 02.00 hingg 03.30 WIB di depan Taman Apsari atau Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (12/2/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dari pantauan di lokasi, dalam kegiatan tersebut polisi menghentikan para pengendara motor maupun mobil yang laju kendaraannya terlihat mencurigakan.

Setelah itu dilakukan pemeriksaan mulai dari kelengkapan kendaraan mula dari helm, spion, kenalpot brong dan pelat nomor. Sedangkan bagi pengendara roda empat dilakukan penindakan tes alkohol menggunakan alat alcohol breath analyzer.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan mengatakan pemeriksaan, berupa kegiatan preemtif, preventif juga represif.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Skala selektif prioritas dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2023 yaitu menyasar pada pengendara yang tidak memperhatikan faktor keselamatan serta menimbulkan fatalitas kecelakaan.

"Kurang lebih 50 kendaraan yang dilakukan pemeriksaan. Dari total tersebut didapati 15 pengendara baik roda dua dan roda empat yang terindikasi, terdeteksi berada dalam pengaruh alkohol diatas batas aturan saat mengendarai kendaraan. Dari test yang kami lakukan mereka terpengaruh minuman alkohol mulai dari 0,4 sampai paling tinggi 0,8, sampai tidak bisa berjalan dengan sempurna. Tentunya hal ini sangat membahayakan," ungkap Arif.

Dari 15 pengemudi roda empat itu, satu diantaranya harus diantarkan ke rumahnya karena kondisinya mabuk berat. Pasalnya, dinilai dapat membahayakan pengguna jalan lainnya jika dilakukan pembiaran atau mengendarai kendaraannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Beberapa waktu belakangan berkendara di bawah pengaruh alkohol saat ini menjadi momok menjadi penyebab kecelakaan tertinggi yang terjadi di Surabaya. Sehingga dalam kegiatan ini menyiapkan petugas yang melakukan pengantaran untuk mengendarai yang dengan kesadaran rendah dalam pengaruh alkohol," urainya.

Alumni Akpol tahun 2005 ini menyimpulkan masih rendahnya kesadaran pengunjung tempat hiburan malam sekitar Surabaya dalam menahan diri untuk tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.