Sabtu, 25 Jul 2026 13:07 WIB

Komisi D DPRD Lamongan soal Layanan Rumah Sakit Bilang Begini

Anggota Komisi D DPRD Lamongan saat meninjau layanan RSUD dr. Soegiri. (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Anggota Komisi D DPRD Lamongan saat meninjau layanan RSUD dr. Soegiri. (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi D DPRD Lamongan meminta layanan masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soegiri di perbaiki. Permintaan ini disampaikan wakil rakyat di sela sidak, sebagai antisipasi kesiapan banjir yang kerap masuk ke rumah sakit.

Dalam sidak tersebut wakil rakyat juga membahas perihal perluasan lahan parkir dan perbaikan layanan pasien dan digitalisasi data.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Harus ada perluasan atau pelebaran area loket dan pendaftaran pasien, karena tadi kami lihat melebihi kapasitas," ungkap Ketua Komisi D DPRD Lamongan, Abdul Somad, di sela sidak, Rabu (1/2/2023).

Untuk banjir, terang Somad, seiring datangnya musim hujan dikhawatirkan luberan air masuk ke dalam gedung. Ditambah dengan perluasan lahan parkir wakil rakyat meminta dicarikan solusi.

"Depan rumah sakit kerap jadi tempat parkir liar, bisa mobil sehat desa atau tamu. Itu bisa mengganggu lalu lintas," paparnya.

Sementara Anggota Komisi D DPRD Lamongan, Saifudin Zuhri berani menyebut jika pelayanan RSUD dr.Soegiri kepada pasien dirasa kurang beretika. Hal itu sesuai pengalaman yang ia alami sewaktu berobat di rumah sakit pelat merah ini.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Semoga bisa diperbaiki, itu kan nonteknis harusnya bisa teratasi. Masalah atititut itu bagian dari kenyamanan, bagaimana cara memberi makan obat dan kontrol agar lebih nyaman," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD dr. Soegiri Lamongan, Chaidir Annas menyampaikan bahwasanya masukan Komisi D akan segera ditindaklanjuti.

"Parkir sudah kita usulkan menggunakan gedung farmasi, dengan perimbangan ada pengganti gedung farmasi baru. Kita ada program peningkatan sikap pelayanan dilakukan berkala sudah kita lakukan, metodenya akan kita evaluasi agar ada perubahan signifikan," terangnya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Untuk tahun ini, sambung Annas, pihak RS berencana mendatangkan rohaniawan untuk mendampingi pasien. Ia mengaku rohaniawan ini diharapkan bisa mewarnai pelayanan di soegiri dan saat ini masih dalam proses.

"Memang pasien butuh bimbingan spiritual. Untuk masalah banjir, sudah kita siapkan pompa. Untuk rekam medis pasien rawat jalan sudah dilakukan secara digital, tahun ini rencananya pasien rawat inap juga bakal di terapkan digitalisasi," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.