Kamis, 23 Jul 2026 10:01 WIB

Tessa Cerdas, Solusi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Tessa Cerdas karya dua mahasiswa sarjana Informatika Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Tessa Cerdas karya dua mahasiswa sarjana Informatika Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persoalan membuang sampah pada tempatnya sampai saat ini masih menjadi momok di masyarakat. Hanya karena enggan memegang gagang penutup sampah, kadang menjadi alasan warga tidak ingin kawasan di sekitarnya bersih.

Berlatar belakang hal tersebut, dua mahasiswa sarjana Informatika Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas memberikan solusi dengan menciptakan inovasi Tempat Sampah Cerdas (Tessa Cerdas).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Inovasi yang dibuat Mochammad Vaif dan Vanessa Meilisa itu untuk mendorong agar masyarakat lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya.

Sekilas prototipe yang diciptakan keduanya ini sederhana dengan memanfaatkan tempat sampah plastik yang biasanya digunakan di kamar. Namun mereka memberikan sentuhan melalui sistem dan rangkaian perangkat kelistrikan, sehingga sampah berjalan otomatis.

"Sempat sampah yang memanfaatkan teknologi arduino, yang berfungsi menggerakkan tutup tempat sampah secara otomatis dan mengeluarkan suara. Penamaan Tessa Cerdas disesuaikan dengan fungsinya karena tempat sampah ini ketika didekati dapat membuka otomatis dan bersuara," ungkap Vaif kepada jatimnow.com, Selasa (31/1/2023).

Produk ini juga dilengkapi LCD indikator yang berfungsi untuk mengetahui jumlah sampah di dalamnya.

"Sebelumnya kami juga melakukan riset tentang perilaku manusia membuang sampah yang merasa jijik. Kami coba tawarkan solusi dalam Tessa Cerdas," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Mahasiswa berpawakan klimis ini menambahkan, ke depan alat ini akan dikembangkan dan ditambahkan power supplay Tessa Cerdas dengan memanfaatkan panel surya, sehingga mampu bekerja dengan waktu yang lama.

"Karena saat ini energi yang dipakai masih menggunakan power bank. Selain itu, Tessa Cerdas juga akan dilengkapi alat deteksi sampah organic dan anorganic," bebernya.

Sementara dosen pembimbing sekaligus dosen S1 mata kuliah Sistem Digital UHW Perbanas Surabaya, Gaguk Suprianto menyebut, inovasi ini menjadi bagian dari penerapan teori di kelas dalam bentuk projek.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Kami melakukan pendampingan projek sistem digital. Salah satunya produk Tessa. Kami ikutkan pameran di kampus. Produk-produk matkul sistem digital diberikan wadah lewat pameran," ungkap Gaguk.

Gaguk menambahkan, pengembangan Tessa Cerdas kedepan bakal dikembangkan berbasis remote control. Karena akan menyasar pada penempatan di area wisata. Dengan begitu pengunjung tidak membuang sampah sembarang.

"Power supplay ke depan juga akan menggunakan solar panel. Sehingga tempat sampah akan bisa bekerja cukup lama," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.