Kamis, 11 Jun 2026 12:07 WIB

Warga Junrejo Kembali Keluhkan Bau Sampah TPA Tlekung

Banner yang terpasang di pintu masuk menuju TPA Tlekung. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Banner yang terpasang di pintu masuk menuju TPA Tlekung. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Kecamatan Junrejo protes terkait bau sampah yang ditimbulkan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung.

Padahal ini merupakan masalah klasik yang muncul setiap tahun, namun belum ada penyelesaian atau jalan keluar dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Protes tersebut terlihat dengan adanya banner yang bertuliskan rasa kecewa atas pengelolaan sampah TPA Tlekung.

"sampah e mambu sampah e, jaluk ditutup opo piye cok??? sabar ono batese". Tulis warga dalam banner yang dipasang di pintu masuk menuju TPA Tlekung.

Salah satu warga Desa Junrejo, Muji membenarkan jika bau sampah memang cukup menyengat terlebih pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.

"Ya cukup menyengat sampai aktivitas kami terganggu. Baunya kadang datang, kadang pergi," ujarnya, Jumat (13/1/2023).

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Senada warga Desa Tlekung, Wiwid mengaku cukup terganggu adanya bau sampah. Ungkapan protes tidak hanya dari banner yang biasa dipasang oleh warga, tapi aksi demo juga sering kali dilakukan.

"Tapi ya gitu tidak ada respons, masalah ini tetap saja terjadi. Selain bau, air lindi dari TPA juga sering kali mencemari sungai," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan mengakui bahwa bau sampah TPA Tlekung belum teratasi dengan baik. Pasalnya, setiap malam hari bau busuk sampah TPA Tlekung mencapai simpang Junrejo atau sekitar 2,5 Km dari TPA Tlekung.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Masalah bau sampah TPA Tlekung yang mencapai wilayah Junrejo menang jadi masalah klasik yang tidak pernah diselesaikan. Menurut kami permasalahan bau sampah harus ditangani dengan serius. Bukan hanya melakukan gerakan di awal kemudian tidak dilanjutkan," keluhnya.

Dirinya khawatir bau sampah yang mencapai permukiman warga bisa membahayakan warga. Terlebih bau busuk sampah TPA Tlekung menguap hampir setiap hari terutama di wilayah Junrejo.

"Karena itu kami minta agar permasalahan klasik ini bisa segera diatasi secepatnya. Jangan sampai ada kasus warga yang terganggu pernafasannya dan jatuh sakit," terangnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.