Jumat, 12 Jun 2026 05:14 WIB

Bocah 5 Tahun di Trenggalek Tertembak Senapan Angin

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang bocah berinisial KA (5), warga Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek tertembak senapan angin milik pamannya.

Akibat itu, korban menjalani perawatan di ICU Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Korban sudah menjalani operasi pengangkatan peluru dan kini kondisinya berangsur membaik.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Kepala Desa Kamulan, Masruri mengatakan, peristiwa ini terjadi Jumat (30/12/2022) lalu. Saat itu korban diketahui sedang bermain lempar bola dengan kakaknya. Saat asyik bermain, bola tersangkut ke atas lemari.

Kakak korban yang masih berusia 11 tahun berinisiatif untuk mengambil bola tersebut. Karena lemari terlalu tinggi, kakak korban naik ke atas mesin jahit untuk meraih bola. Saat berada di atas, kakak korban melihat sebuah senapan angin milik pamannya. Senapan tersebut digunakan untuk menggaet bola ini.

"Dugaan saya kakak korban ini mencoba menggaet bola menggunakan senapan disogok-sogokan. Akhirnya senapan jatuh sehingga meletus. Senapan itu sudah berisi angin dan peluru," terang Masruri, Selasa (10/01/2023).

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Nenek korban yang sedang tidur di dalam rumah terbangun mendengar suara letusan senapan. Dia melihat cucunya berdarah dan pingsan. Melihat kejadian itu, dia memanggil ayah korban yang bekerja di belakang rumah serta meminta bantuan tetangga, hingga korban dibawa ke puskesmas terdekat.

Korban lalu dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Dari hasil pemeriksaan, keluarga baru mengetahui kalau peluru senapan angin masuk ke kepala korban, sehingga dirujuk ke RSSA Kota Malang.

"Pemerintah desa tahunya peristiwa ini sudah hari Minggu. Kebetulan kebetulan hari Jumat-Sabtu tidak ngantor karena tahun baru di hari Minggu. Saya tahu dari pakdenya yang hari Minggu sore minta saya untuk dibikin surat keterangan tidak mampu untuk dukungan biaya operasi di rumah sakit," papar Masruri.

Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

Saat disinggung mengenai kondisi korban saat ini, Masruri mengaku mendapat telepon dari pihak keluarga yang menjelaskan korban sudah berangsur membaik. Kendati masih menggunakan ventilator, tapi korban mulai membaik kesadarannya dan sedang menjalani perawatan di ICU.

"Kalau kesadarannya lumayan. Tetapi kalau komunikasi, kan masih masih pakai ventilator. Untuk pelurunya sudah diambil di hari Senin tanggal 2 Januari kemarin," pungkas Masruri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.