Senin, 27 Jul 2026 08:29 WIB

Komplotan Bandit Berpistol Diberangus: Pakai Mobil, Sasar Surabaya dan Gresik

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menunjukkan airgun yang digunakan tersangka untuk beraksi (Foto: Humas Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menunjukkan airgun yang digunakan tersangka untuk beraksi (Foto: Humas Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Komplotan bandit berpistol yang kerap mencuri motor di Surabaya barat serta Gresik diringkus Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Dua bandit asal Surabaya yang tergabung dalam komplotan ini ditangkap di lokasi berbeda. Keduanya berinisial MAR (26), asal Jalan Banyu Urip Kidul, dan Sel (42), warga Jalan Bulak Rukem, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan, kedua pelaku termasuk komplotan bandit motor yang bengis. Saat beraksi, keduanya mempersenjatai diri dengan pistol jenis airgun dan senjata tajam.

"Mereka teridentifikasi telah mencuri motor di dua tempat kos yang berada di Jalan Lidah Kulon dan Menganti Kramat," ujar Mirzal, Kamis (29/12/2022).

Selain itu, mereka juga menggunakan mobil untuk mengangkut motor yang dicurinya. Hal itu terbukti dari rekaman CCTV di tempat kos Jalan Lidah Kulon dan Menganti Kramat.

Juga diperkuat dengan hasil penyelidikan bahwa mobil tersebut disewanya dari tempat persewaan dan di tempat plat nomor mobil itu ada bekas lem.

"Kedua tersangka ini menggunakan mobil Suzuki Ertiga saat beraksi. Mereka tertangkap setelah beraksi dan terekam CCTV. Setelah diselidiki dari tempat persewaan. Tersangka menempel pelat (nopol) palsu agar tidak terdeteksi," ungkap dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Mirzal menambahkan, komplotan bandit ini beranggotakan empat orang. Satu di antaranya terlebih dahulu diamankan Unit Reskrim Polsek Sawahan. Satu lainnya masih diburu.

"Dua ditangkap tim Satreskrim, satu ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Sawahan. Dan satu lainnya sudah kami tetapkan sebagai DPO dan masih dalam pengejaran," beber Alumni Akpol 2004 tersebut.

Dari hasil interogasi, salah satu tersangka mengaku jika airgun yang selalu dibawanya ketika beraksi itu digunakan untuk menakut-nakuti korban.

"Airgun ini seperti pistol asli dari jauh. Mereka juga punya selongsong peluru tapi hanya selongsongnya saja, proyektilnya sudah tidak ada," papar dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Dia mengaku jika airgun itu dibeli dari temannya seharga Rp1 juta. Mengenai siapa temannya yang menjual airgun tersangka mengaku tidak tahu tempat tinggalnya," tambah Mirzal.

Selain menangkap dua bandit itu, polisi juga menyita satu airgun, mobil Suzuki Ertiga sarana, satu unit motor Suzuki Nex, enam plat nomor sepeda motor, kunci leter T dan Y, puluhan kunci palsu, dan tiga gembok yang telah dirusak tersangka.

"Puluhan barang bukti itu kami sita dari markas komplotan ini," tandas Mirzal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.