Kamis, 11 Jun 2026 15:14 WIB

Serahkan 17 Unit Mesin Panen Padi, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

Bupati Anna saat memberikan alat pertanian mesin Combine Harvester (mesin panen padi) pada perwakilan kelompok tani (Foto: Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)
Bupati Anna saat memberikan alat pertanian mesin Combine Harvester (mesin panen padi) pada perwakilan kelompok tani (Foto: Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah serahkan bantuan alat pertanian alat pertanian berupa unit Combine Harvester (mesin panen padi), Selasa (27/12/2022). Alat pertanian itu diberikan kepada 17 kelompok tani untuk memudahkan saat panen.

Bupati Anna Mu'awanah mengatakan pemeberian bantuan itu dimaksudkan untuk memudahkan dan meningkatkan efesiensi saat panen padi. Melalui alat pertanian tersebut nantinya diharapkan mampu menghemat untuk pengeluaran biaya dan tenaga pada saat panen raya .

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

“Recananya tahun 2024, kami (Pemkab Bojonegoro) akan menyusun RPD (Rencana Pembangunan Daerah). Salah satunya untuk mendorong sektor pertanian, khususnya infrastruktur sarana dan prasarana. Hal ini untuk mempermudah distribusi barang,” ujar Bupati Anna.

Anna menjelaskan pada tahun 2023 untuk program KPM (Kartu Petani Mandiri) sudah tuntas. progam tersebut akan dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang.

"Karena sesuai laporan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dengan program KPM ini produktifitas pertanian meningkat, tentu perlu didukung lagi," tambahnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Selain di bidang pertanian, Lanjut Anna, Ia berharap kedepan siswa - siswi sekolah kejuruan yang ada di Kabupaten Bojonegoro juga akan didorong untuk menciptakan alat pertanian. Nantinya hasil karya mereka akan dibeli oleh Pemkab Bojonegoro dan digunakan untuk para petani di Bojonegoro.

“Sekolahnya maju, anaknya terdorong kreatif, petaninya juga ikut terbantu,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro Helmi Elizabeth mengungkapkan program Petani Mandiri yang direalisasikan dari tahun 2018 akan tuntas di tahun 2023 mendatang, melalui progam itu bantuan sarana dan prasarana untuk pertanian sudah disalurkan melalui kelompok tani.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Titik Rawan Laka dan 3 Area Macet di Bojonegoro

Helmi juga menambahkan bahwa Pemkab Bojonegoro juga telah bekerja sama dengan Perum Bulog untuk memberikan kepastian pasar bagi para petani dan meredam gejolak harga pada saat panen raya tiba.

“Nanti sebanyak 17 Gapoktan akan kita dorong sehingga bisa bekerja sama dengan Bulog, harapannya dengan adanya bantuan mesin panen padi ini dapat memberikan gabah yang berkualitas,” tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.