Senin, 27 Jul 2026 12:21 WIB

Cuaca Buruk, Pelabuhan ASDP Paciran Lamongan Ditutup Sementara

Aktifitas terkini di Pelabuhan Paciran Lamongan yang terhenti akibat buruknya cuaca dan gelombang laut. (foto : UPT PPR Lamongan for jatimnow.com)
Aktifitas terkini di Pelabuhan Paciran Lamongan yang terhenti akibat buruknya cuaca dan gelombang laut. (foto : UPT PPR Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menutup sementara pelauhan Paciran, Lamongan. Penutupan ini sebagai bentuk antisipasi akibat buruknya cuaca di sejumlah perairan.

Penutupan ini berimbas pada keberangkatan kapal yang seharusnya dilaksanakan Kamis (22/12/2022), terpaksa diundur.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Sementara pihak ASDP Indonesia Ferry masih menunggu informasi terbaru mengenai tinggi gelombang dan kondisi cuaca. Buntut dari penutupan itu menyebabkan arus mudik Natal dan tahun baru tersumbat.

"Seluruh layanan penyebrangan baik orang maupun kargo untuk sementara dilarang berlayar sejak Kamis (22/12/2022) lalu. Saat ini cuaca buruk dengan ketinggian ombak mencapai tiga meter," kata Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR) Lamongan, Achmad Fadil, Minggu (25/12/2022).

Diinformasikan Fadil, tiga armada kapal motor penyebrangan (KMP) yang beroperasi di ASDP Paciran tidak berlayar. Bahkan, kata Fadil, satu armada KMP dengan rute pelayaran Bawean-Lamongan terjebak arus tinggi dan terpaksa memutar bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"KMP Drajat Paciran sekarang sandar di dermaga, KMP Dharma Kencana lego jangkar atau menjauh dari dermaga, sedangkan KMP Gili Iyang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Untuk jumlah pemudik, Fadil menjelaskan bahwa tahun sebelumnya tetap beroperasi dan dipadati penumpang. Namun tahun ini terpaksa tidak bisa beroperasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk.

"Info terakhir saat tanggal 22 Desember yang lalu sudah diundur, untuk tanggal arus mudik 23-25 Desember ditiadakan, karena telah kami imbau dan sampaikan ke calon penumpang," ujarnya.

Untuk kepastian keberangkatan kembali normal, PT ASDP Indonesia Ferry Paciran masih menunggu info lebih lanjut dari BMKG. Fadil berharap semua bisa normal dan arus mudik berjalan seperti sedia kala.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

"Semua kapal tidak diperbolehkan berlayar sampai ada info dari BMKG. Mudah-mudahan cuaca lebih bersahabat agar arus mudik bisa lancar seperti tahun lalu," pungkas operator penyeberangan milik BUMN itu.

 

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.