Selasa, 28 Jul 2026 15:46 WIB

Harga STB Mahal, Warga Lamongan Migrasi ke Radio

Warga Desa Babatagung, Kecamatan Deket, Lamongan saat memutar radio. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Warga Desa Babatagung, Kecamatan Deket, Lamongan saat memutar radio. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Migrasi TV digital tak berjalan mulus di Kabupaten Lamongan. Mayoritas warga malah beralih ke siaran radio untuk tetap memenuhi kebutuhan informasi.

Kondisi itu dipicu harga kenaikan set top box (STB) yang cukup tinggi, sejak suntuk mati TV analog atau Analog Switch Off (ASO) pada Rabu (21/12/2022) lalu.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Seperti yang dituturkan Musbah, warga Babatagung, Kecamatan Deket, Lamongan. Dia saat ini mulai lepas dari ketergantungan TV dan memilih bermigrasi ke radio dilatarbelakangi harga dan STB yang sulit didapat.

"Sejak TV nggak bisa, sekarang nyetel (putar) radio, kebanyakan warga juga sama. Kalau di desa sulit didapat (STB) adapun harganya Rp400 ribu sekalian jasa pasang," ujar Musbah, Sabtu (24/12/2022).

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Warga menilai harga STB itu sangat mahal. Ketidakkemampuan warga juga membentuk setigma adanya dugaan permainan harga memanfaatkan momen migrasi TV digital.

"Halah kalau saya nunggu sampai harganya Rp25 ribu saja. Besok-besok pasti harganya turun," ungkap warga lain, Susmono, menyahuti Musbah.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Sementara itu, warga lain di daerah berbeda, Aris asal Desa Sambopinggir, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, mengaku resah dengan kondisi saat ini. Meski ia telah membeli STB, ia mengaku masih sulit mendapat siaran digital yang layak.

"Kalau STB sudah terpasang, tapi sinyal masih lemah, benar jernih tapi tersendat kadang keluar gambar, kadang tidak. Akhirnya mendengarkan radio seperti warga lain," keluhnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.