Senin, 27 Jul 2026 22:12 WIB

Tangis Umar Patek Pecah di Lamongan: Sesali Bom Bali, Minta Maaf ke Australia

Ketua YLP Lamongan, Ali Fauzi saat mengambil tisu untuk mengusap air mata Umar Patek (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ketua YLP Lamongan, Ali Fauzi saat mengambil tisu untuk mengusap air mata Umar Patek (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Umar Patek tak kuasa membendung air mata kala menyinggung peristiwa bom Bali. Ia merasa berdosa dan menyesali perbuatannya itu.

Bahkan, dia tak canggung untuk menyampaikan permohonan maafnya atas tragedi bom Bali 1 yang menewaskan 202 orang, 209 korban luka pada 2002 silam.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Saat menyampaikan permohonan maaf itu, tangan Umar tampak gemetar, suaranya sendu dan meneteskan air mata.

"Saya tak segan-segan, tak bosan-bosan menyampaikan permohonan maaf yang tidak terhingga kepada seluruh korban dan keluarga korban bom Bali. Saya memohon maaf dengan penuh ketulusan dari hati saya," ungkap Umar Patek saat mengunjungi Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) Lamongan, Selasa (13/12/2022).

Umar juga meminta maaf kepada masyarakat Bali, karena akibat teror bom itu, mereka mengalami kerugian dan trauma yang cukup mendalam.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Khususnya kepada warga Bali, dan seluruh warga negara Indonesia. Juga kepada keluarga korban, baik yang ada di luar negeri maupun di dalam negeri, apapun negara, suku bangsa dan agama, saya memohon maaf," tutur dia.

Umar juga menuturkan permohonan maafnya kepada warga Australia, yang dalam insiden bom Bali 1 tersebut, ada 88 warganya menjadi korban.

"Juga kepada warga Australia, yang mengalami dampak yang luar biasa atas kejahatan bom Bali yang telah terjadi itu. Itu kewajiban saya untuk memohon maaf," ungkap dia.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Harapannya, lanjut Umar, nanti bisa menjadi keringanan ketika di Yaumul Hisab untuk dirinya.

"Karena semua ini (kejahatan bom Bali) akan di pertanggungjawabkan di hari pembalasan kelak," ujarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.