Selasa, 09 Jun 2026 16:02 WIB

Walikota Blitar Dirampok dan Disekap, Pelaku Diduga Gunakan Senpi dan Sajam

Tim Polda Jatim saat melakukan identifikasi dan olah TKP di rumah dinas Walikota Blitar (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tim Polda Jatim saat melakukan identifikasi dan olah TKP di rumah dinas Walikota Blitar (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Blitar Kota telah merampungkan proses olah TKP, atas kasus perampokan dan penyekapan di rumah dinas walikota setempat, Senin (12/12/2022).

Saat merampok rumah dinas di Jalan Sudanco Supriyadi No. 18, Kota Blitar itu, pelaku menyekap tiga petugas Satpol PP yang sedang berjaga. Juga menyekap Wali Kota Blitar Santoso beserta istrinya.

Baca Juga: Terdampak Gempa Pacitan, Bangunan di Kota Blitar Ini Ambruk

Jumlah pelaku diperkirakan sebanyak 5 orang. Mereka mengenakan masker dan datang memakai mobil diduga berpelat merah.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombespol Totok Suharyanto mengatakan bahwa tim gabungan telah dibentuk untuk menangani kasus ini. Olah TKP dan identifikasi di empat titik juga telah dirampungkan.

"Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi bagi tim dalam menentukan penanganan selanjutnya. Ini hal teknis kita tidak dapat membeberkan. Yang jelas setelah ini kami akan berkumpul dan melakukan evaluasi," ujar Totok, Senin (12/12/2022).

Baca Juga: Dua SPPG di Kota Blitar Berhenti Beroperasi, Ini Kata Korwil SPPI

Pemeriksaan terhadap 7 saksi juga masih berlanjut. Mereka adalah tiga anggota Satpol PP yang berjaga, Wali Kota Blitar Santoso beserta istrinya, dan dua orang saksi yang mengetahui kejadian pertama kali.

"Termasuk adanya senjata tajam (sajam) atau senjata api (senpi) yang digunakan pelaku serta mobil pelat merah yang digunakan pelaku masih akan kita dalami lagi," tuturnya.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Mas Ibin Raih Penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2025

Dalam olah TKP ini, polisi berhasil menemukan handphone milik Wali Kota Santoso. Sebelumnya handphone tersebut dikabarkan diambil oleh perampok. Handphone korban ditemukan di sebuah tempat sampah di lokasi kejadian. Sedangkan barang hilang lain seperti uang tunai Rp400 juta dan perhiasan dibawa kabur pelaku.

"Kami mohon doa restu semoga pelaku cepat terungkap," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.