Minggu, 26 Jul 2026 00:10 WIB

Walikota Blitar Dirampok dan Disekap, Pelaku Diduga Gunakan Senpi dan Sajam

Tim Polda Jatim saat melakukan identifikasi dan olah TKP di rumah dinas Walikota Blitar (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tim Polda Jatim saat melakukan identifikasi dan olah TKP di rumah dinas Walikota Blitar (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Blitar Kota telah merampungkan proses olah TKP, atas kasus perampokan dan penyekapan di rumah dinas walikota setempat, Senin (12/12/2022).

Saat merampok rumah dinas di Jalan Sudanco Supriyadi No. 18, Kota Blitar itu, pelaku menyekap tiga petugas Satpol PP yang sedang berjaga. Juga menyekap Wali Kota Blitar Santoso beserta istrinya.

Baca Juga: Terdampak Gempa Pacitan, Bangunan di Kota Blitar Ini Ambruk

Jumlah pelaku diperkirakan sebanyak 5 orang. Mereka mengenakan masker dan datang memakai mobil diduga berpelat merah.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombespol Totok Suharyanto mengatakan bahwa tim gabungan telah dibentuk untuk menangani kasus ini. Olah TKP dan identifikasi di empat titik juga telah dirampungkan.

"Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi bagi tim dalam menentukan penanganan selanjutnya. Ini hal teknis kita tidak dapat membeberkan. Yang jelas setelah ini kami akan berkumpul dan melakukan evaluasi," ujar Totok, Senin (12/12/2022).

Baca Juga: Dua SPPG di Kota Blitar Berhenti Beroperasi, Ini Kata Korwil SPPI

Pemeriksaan terhadap 7 saksi juga masih berlanjut. Mereka adalah tiga anggota Satpol PP yang berjaga, Wali Kota Blitar Santoso beserta istrinya, dan dua orang saksi yang mengetahui kejadian pertama kali.

"Termasuk adanya senjata tajam (sajam) atau senjata api (senpi) yang digunakan pelaku serta mobil pelat merah yang digunakan pelaku masih akan kita dalami lagi," tuturnya.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Mas Ibin Raih Penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2025

Dalam olah TKP ini, polisi berhasil menemukan handphone milik Wali Kota Santoso. Sebelumnya handphone tersebut dikabarkan diambil oleh perampok. Handphone korban ditemukan di sebuah tempat sampah di lokasi kejadian. Sedangkan barang hilang lain seperti uang tunai Rp400 juta dan perhiasan dibawa kabur pelaku.

"Kami mohon doa restu semoga pelaku cepat terungkap," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.