Minggu, 07 Jun 2026 18:42 WIB

Melihat Progres Pembangunan 6 Payung Madinah di Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 09 Des 2022 09:53 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat meninjau pengerjaan Payung Madinah (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat meninjau pengerjaan Payung Madinah (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Payung Madinah kebanggaan Kota Pasuruan mulai tampak terpasang di depan Masjid Al Anwar, alun-alun kota setempat.

Payung Madinah tampak berjajar dari sisi utara ke selatan, masing-masing dua. Sehingga total ada 6 payung mirip Payung Madinah akan terpasang.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

"InsyaAllah akhir Desember ini, 6 payung sudah selesai terpasang. Ini bisa kita saksikan, pengerjaan terus dipercepat," ungkap Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat meninjau langsung pengerjaan di alun-alun setempat, Kamis (8/12/2022).

Menurut Gus Ipul, tahun ini revitalisasi kawasan Alun-alun Kota Pasuruan ditargetkan bisa rampung 60 persen. Selanjutnya tahun depan ada penambahan lagi 6 payung dan total proses revitalisasi kawasan alun-alun akan rampung pada Tahun 2024.

"Tahun ini baru 60 persen dari keseluruhan perencanaan karena menyesuaikan anggaran. Tahun depan mungkin bisa 80 persen (dengan tambahan 6 payung lagi) dan 100 persen di Tahun 2024," ujarnya.

Meski baru 60 persen, tapi proses revitalisasi sudah bisa dinikmati di antaranya untuk tahun ini, sebanyak 6 payung sudah terpasang. Kawasan alun-alun juga telah rapi dengan mendesain ulang sisi dalamnya.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Revitalisasi 100 persen alun-alun akan tercapai jika 12 payung terpasang dan seluruh trotoar di sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim dilebarkan dan dipercantik.

"Fasilitas publik coba kita penuhi sehingga alun-alun nyaman untuk semua khususnya bagi para peziarah," ujar dia.

Gus Ipul mengatakan, keberadaan Payung Madinah ini akan melengkapi layanan dari pemerintah, khususnya untuk membantu kenyamanan event tahunan, misalnya Haul KH Abdul Hamid serta ziarah makam di malam Jumat Legi.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

"Ini fasilitas publik kita perbaiki semua untuk masyarakat biar lebih nyaman. Jika nyaman, maka peziarah ke Makam Kiai Hamid juga akan bertambah dan kerasan di Kota Pasuruan," tambahnya.

Gus Ipul juga berharap warga sekitar maupun para pemilik toko, perkantoran serta pedagang kaki lima (PKL) dan tukang parkir bisa menyesuaikan.

"Kami berharap semua pihak sekitar alun-alun dan masjid serta makam ikut menjaga kebersihan, menciptakan suasana yang benar-benar nyaman sehingga siapapun merasa nyaman aman di sekitar alun-alun ini," tandas Gus Ipul.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.