Selasa, 28 Jul 2026 03:43 WIB

Mas Dhito Rencana Bangun Jalan Alternatif Menuju Air Terjun Dholo

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 06 Des 2022 17:12 WIB
Mas Dhito saat berada di kawasan air terjun Dholo. (Foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
Mas Dhito saat berada di kawasan air terjun Dholo. (Foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berencana membuat jalan alternatif untuk mempersingkat jarak menuju Air Terjun Dholo di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo.

Rencana pembuatan jalan alternatif itu untuk mempermudah akses pengunjung yang ingin menikmati keindahan destinasi berundak berketinggian 125 meter di Gunung Wilis tersebut.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Terus Meningkat, Pemkab Kediri Dorong Korban Berani Melapor

"Kita akan pikirkan bagaimana nanti dari bawah ke atasnya kita buatkan jalan singkat, jalan yang memotong," kata Mas Dhito, Selasa (6/12/2022).

Saat ini, ketika pengunjung turun menapaki anak tangga menuju air terjun, begitu akan kembali naik ke atas cukup menguras tenaga karena harus menaiki 1000 anak tangga.

Untuk itu, rencana pembuatan jalan alternatif itu tentunya sangat dinanti wisatawan yang akan menikmati keindahan air terjun Dholo.

Untuk itu ketika pembuatan jalan alternatif itu direalisasikan, Mas Dhito menegaskan tidak mengizinkan adanya ojek motor berbahan bakar minyak di kawasan air terjun.

Larangan itu menyusul adanya keinginan warga yang mengharapkan bisa membuka jasa ojek motor menuju air terjun Dholo ketika jalan alternatif itu sudah dibangun.

"Kalau menggunakan kuda, motor listrik boleh karena apapun itu Gunung Wilis adalah wisata alam dan tidak boleh dirusak dengan polusi udara," pesannya.

Baca Juga: Sastra Saraswati Sewana Yatra di Candi Tegowangi, Mas Dhito: Perkuat Toleransi

Petugas objek wisata air terjun Dholo Sudiyoko menyebutkan, dari area parkir untuk turun ke air terjun pengunjung harus menapaki anak tangga dengan jarak sekitar 800 meter. Kejadian yang biasa terjadi, pengunjung ketika kembali naik staminanya sudah tidak kuat, bahkan sampai ada yang pingsan.

"Sehingga kalau ada yang pingsan untuk naik harus ditandu," bebernya.

Kondisi itu diakui Sunawan, seorang perwakilan pedagang kaki lima di sekitaran area parkir air terjun Dholo. Pembangunan jalan alternatif itu dinilai sangat penting karena memang selama ini pengunjung mengeluhkan terkait akses jalan.

"Pengunjung mengeluhkan untuk naik anak tangga sudah tidak kuat," ucapnya.

Baca Juga: Cerita Sedih Guru SDN Gadungan 2 Kediri, Tak Ada Murid Baru di Penghujung Masa Bakti

Selain masalah jalan, Sunawan mengharapkan objek wisata air terjun Dholo itu diberi tambahan fasilitas penerangan termasuk pengembangan area parkir.

 

 

(ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.