Kamis, 23 Jul 2026 03:39 WIB

Gangster Bersajam Serang Pengunjung Warkop di Surabaya, 13 Remaja Diamankan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 02 Des 2022 19:05 WIB
Tangkapan layar video TikTok @dxxxxaxxxx11
Tangkapan layar video TikTok @dxxxxaxxxx11

jatimnow.com - Kelompok gangster bersenjata tajam (bersajam) menyerang pengunjung warung kopi (warkop) di kawasan Jalan Keputih, Surabaya. 13 remaja yang terlibat diamankan polisi.

Setelah melakukan penyerangan, gangster itu dapat diredam setelah warga setempat melakukan pengepungan hingga berhasil mengamankan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/11/2022) dini hari. Ada belasan remaja dari kelomlok gangster itu diamankan dan diperiksa intensif di Mapolsek Sukolilo.

"Ada sekitar 13 orang yang diamankan. Semua masih di bawah umur. Sekarang masih dilakukan pemeriksaan. Mohon waktu," ujar Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh saat dikonfirmasi.

Sementara menurut MH, salah seorang penjual kopi di sekitar TKP, penyerangan itu terjadi secara cepat. Sepengetahuannya, awalnya gangster itu datang dari arah Jalan Medokan. Saat melintas di Jalan Keputih, tiba-tiba langsung melakukan penyerangan terhadap sejumlah orang yang sedang ngopi di warkop tersebut.

Setelah melakukan penyerangan, gangster itu pecah barisan dan berusaha kabur meninggalkan lokasi. Namun warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pengepungan. Beberapa di antaranya kemudian berhasil diamankan.

"Pas kabur sampai di pertigaan itu kemudian diberhentikan sama orang-orang. Terus mereka berpencar lagi jadi kelompok kecil. Ada yang kabur ke arah Jalan Kalisari Damen dan beberapa ke arah Kampus ITS," jelas dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warga yang geram lantas melakukan pengejaran hingga ke kawasan Kampus ITS. Dari situlah, sebanyak 13 remaja dari gangster tersebut diamankan bersama barang bukti sajam dan sejumlah benda tumpul.

"Tertangkapnya di tiga titik. Ada yang di daerah Kampus ITS, Apartemen Puncak Kertajaya, sama di Jalan Kalisari Damen, arah Pakuwon City. Setelah ditangkap langsung dibawa ke Polsek Sukolilo. Gengnya banyak banget. Kalau diitung ya mungkin sampai 50 an motor lebih," ungkap pria 32 tahun tersebut.

MH menambahkan, peristiwa serupa bukan kali ini saja terjadi. Bulan lalu, juga terjadi penyerangan terhadap sejumlah orang yang sedang asyik ngopi di warkop.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Dulu juga nyerang orang-orang yang ngopi di warkop. Tapi dulu warkopnya berbeda. Jadi geng ini seperti random. Warga di sini juga bingung, sebenarnya ada masalah apa geng-geng ini. Sudah masih kecil-kecil, sangat meresahkan lagi," tandasnya.

Dari kejadian ini, MH meminta pihak kepolisian agar menindak tegas para gangster tersebut. Karena menurutnya sangat mengganggu kenyamanan warga.

"Kalau bikin resah terus, tembak aja sekalian. Warga takut kalau terjadi gini terus," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.