Jumat, 12 Jun 2026 03:44 WIB

Pemkab Gresik Bersama OJK Kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

Pemkab Gresik bersama OJK kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Foto: Humas Pemkab Gresik)
Pemkab Gresik bersama OJK kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Foto: Humas Pemkab Gresik)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jawa Timur membentuk sekaligus mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Pengukuhan TPAKD yang dilakukan di ruang Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik, Jumat (02/12) ini merupakan upaya dalam percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Juga untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Peningkatan pengetahuan literasi keuangan dan inklusi keuangan sangat diperlukan di era saat ini. Oleh karenanya, kita membuka selebar-lebarnya akses keuangan bagi masyarakat dengan harapan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif, dan inklusif," ujar Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah.

Bu Min-sapaan akrab Wabup Aminatun Habibah itu juga berpesan kepada TPAKD yang telah dikukuhkan hari ini untuk segera menyusun program dalam mencapai tujuan percepatan akses keuangan di Kabupaten Gresik.

Lewat TPAKD ini, Bu Min juga berharap agar sektor UMKM di Kabupaten Gresik bisa semakin berkembang dan meningkat.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Kita juga mendorong teman-teman perbankan untuk memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses keuangan. Sehingga keberadaan bank titil atau rentenir di Kabupaten Gresik, bisa kita berantas," tegas Bu Min.

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan Regional IV Jawa Timur, Dedy Patria turut hadir. Dirinya mengatakan bahwa selain bertujuan mendorong kemudahan akses keuangan kepada masyarakat luas termasuk UMKM, juga berfungsi sebagai forum koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan lainnya.

"Kita melihat bahwa akses keuangan untuk masyarakat terutama untuk UMKM itu masih sangat terbatas. Padahal potensi UMKM ini sangat besar, yakni mencapai kisaran 61% terhadap PDB nasional dan menyerap 97�ri total tenaga kerja," ungkap Dedy.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pemberian secara simbolis kredit mikro binaan Perumda BPR Bank Gresik. Bantuan permodalan ini, diberikan sebagai suport untuk perkembangan UMKM di Gresik.

Hingga Oktober 2022, Perumda BPR Bank Gresik telah mengucurkan kredit sebesar Rp57 miliar kepada 2.577 nasabah. Jenis kredit yang diberikan di antaranya kredit modal kerja, investasi, konsumtif, dan ultra mikro.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.