Sabtu, 06 Jun 2026 17:06 WIB

Cerita di Balik Penyerangan Sekuriti oleh Gangster Gukgukguk Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 01 Des 2022 17:33 WIB
3 dari 7 anggota gangster Gukgukguk Surabaya saat diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
3 dari 7 anggota gangster Gukgukguk Surabaya saat diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi menyebut motif di balik penyerangan terhadap sekuriti Perumahan Pakuwon City Surabaya yang dilakukan kelompok gangster Gukgukguk.

Penyerangan hingga membuat sekuriti dan seorang pemuda mengalami luka bacok itu dilakukan saat gangster Gukgukguk tawuran dengan gangster Wokwok.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

"Motifnya tawuran, saling tantang antara dua kelompok gangster tersebut. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan, dua kelompok ini memang kerap terlibat tawuran," jelas Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto, Kamis (1/12/2022).

Anton mengungkapkan, dari 15 remaja anggota gangster Gukgukguk yang diamankan, 7 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sedangkan dari 7 tersangka, salah satunya merupakan panglima atau ketua dari kelompok gangster Gukgukguk, yaitu AA (21), warga Surabaya.

"Si AA ini ketuanya, yang mengordinir semuanya. Juga sekaligus pemasok senjata tajam ke semua anggotanya," jelas Anton.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mantan Kabag Ops Polrestabes Surabaya ini menambahkan, berdasarkan pengakuan AA, setiap senjata tajam itu dijual mulai harga Rp100 hingga Rp300 ribu, tergantung jenisnya.

"Jadi, si AA ini bukan memasok sajam secara gratis. Tapi menjual. Pesan dulu, kemudian jadinya sekitar satu minggu. Nah, dari mana dia dapat sajam tersebut, itu yang masih akan terus didalami lagi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Jadi Pembelajaran Santri

Melalui pertandingan tersebut, para santri dapat belajar dari pengalaman dan perjalanan para atlet yang telah berkiprah di level tertinggi sepak bola Indonesia.