Rabu, 10 Jun 2026 10:33 WIB

Maling Elpiji Gentayangan di Batu, Modusnya Sangar!

Korban menunjukkan tempat elpijinya yang hilang. (Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Korban menunjukkan tempat elpijinya yang hilang. (Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pencurian gas elpiji ukuran 3 kilogram kini mulai marak di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Tidak main-main sasaran maling. Dalam sehari bisa tiga rumah yang kehilangan elpiji.

Salah satu korban, Muliati mengatakan kejadian itu pada Jumat (25/11/2022), sekitar pukul 04.00 WIB. Ia baru mengetahui saat hendak memanaskan air.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

"Saya kaget karena tabung gas elpiji hilang. Perkiraan awal, tabung dibawa keponakan. Sebab dapur rumah saya tidak dikunci, dan nyambung ke rumah ponakan. Ya supaya akses ke kamar mandi itu mudah, tapi ternyata saya tanya enggak diambil. Baru tahu kalau hilang," katanya, Selasa (29/11/2022).

Muliati memperkirakan maling yang mengambil tabung gas elpiji miliknya dilakukan pada Jumat dini hari. Pagi harinya para tetangga mengatakan mendengar suara gaduh sekitar pukul 02.00 WIB.

"Suara glodak-glodak, dikira warga bukan apa-apa, mungkin itu pelakunya cepat-cepat membawa elpiji, dan terbentur sesuatu," katanya.

Peristiwa serupa juga dialami dua tetangganya. Ia mengungkapkan mayoritas rumah di lingkungan dusunnya rata-rata terdapat akses jalan kecil di bagian belakang.

"Mungkin itu yang memudahkan maling menggasak elpiji. Ternyata rumah Bu Sri sama Bu Unik juga kehilangan elpiji di hari yang sama. Kemungkinan yang mengambil lebih dari satu pelaku, karena bersamaan. Kejadian di Dusun Ngemplak juga ada yang kehilangan elpiji, tapi waktunya juga tidak tahu," katanya.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Sejauh ini di lingkungan RT 3 RW 3, Dusun Karangjambe tidak ada kamera CCTV. Sehingga menyulitkan warga untuk mengetahui pelaku yang mengambil elpiji.

Muliati juga menyampaikan bahwa kegiatan warga atau siskamling juga sudah tidak aktif di lingkungannya. Pihaknya juga enggan melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.

"Untuk melapor enggak mas, yang penting sekarang warga waspada, lebih hati-hati lagi," katanya.

Warga lainnya, Tumini juga mengaku kehilangan tabung gas elpiji sekitar Agustus 2022 lalu. Peristiwa tersebut terjadi saat siang hari.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Posisi rumah sudah dikunci, tapi ya tetap hilang," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Beji, Deny Cahyono mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di rumahnya masing-masing.

"Peristiwa itu terjadi di pagi hari, kami mengimbau untuk warga meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, supaya peristiwa serupa tidak terjadi kembali. Sebenarnya kita juga sudah menugaskan ada Linmas setiap hari sekitar empat orang," tutupnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.