Senin, 27 Jul 2026 06:34 WIB

Museum HAM Pertama di Indonesia segera Dibuka di Kota Batu

Perjanjian kerja sama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Suciwati istri mendiang Munir. (Diskominfo Kota Batu to jatimnow.com)
Perjanjian kerja sama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Suciwati istri mendiang Munir. (Diskominfo Kota Batu to jatimnow.com)

jatimnow.com - Sempat terkatung-katung sejak 2019 akhirnya Museum HAM Omah Munir di Kota Batu segera dibuka.

Hal itu nampak saat Pemerintah Kota Batu dan Yayasan Omah Munir resmi menandatangani kesepakatan kerja sama dalam pengelolaan museum ini ke depannya.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menandatangi surat kerjasama pengelolaan dengan pihak yayasan, yakni Suciwati, selaku istri mendiang Munir di Balai Kota Among Tani Kota Batu Senin (28/11/2022).

Suciwati mengaku lega akhirnya kejelasan Museum HAM ini sudah selangkah lebih maju. Ia menuturkan apresiasi kepada Pemkot Batu atas dedikasinya terhadap penegakan HAM lewat keberadaan museum ini.

"Saya kira ini patut diparesiasi dan dicatat bahwa Pemkot Batu sangat berdedikasi terhadap HAM," kata Suciwati.

Nantinya, selain menjadi tempat memajang barang-barang peninggalan mendiang selaku pejuang HAM, lanjutnya, tempat ini bisa menjadi pusat pendidikan HAM. Dengan cara menelusuri jejak-jejak pemikiran Munir.

Dalam Museum HAM Omah Munir ini akan diisi berbagai sejarah perjalanan dan tokoh-tokoh HAM di Indonesia.

"Bukan hanya sekadar museum, tapi juga bisa menjadi pusat pembelajaran bagi siapapun untuk menegakkan keadilan dan HAM," tuturnya.

Baca Juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

Museum HAM pertama di Indonesia itu dibangun di atas lahan milik Pemkot Batu seluas 2.200 meter persegi, dengan biaya dari APBD Pemprov Jatim. Adapun lokasi tepatnya di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, dengan kapasitas maksimal 500 orang.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan meski lumayan lama, semua proses administrasi Museum HAM ini sudah selesai. Dia harap bisa segera beroperasi dalam waktu dekat sebagai tempat diskusi dan edukasi HAM.

"Molornya operasional gedung ini karena kendala administrasi, terutama soal regulasi kerjasama (PKS) antar kedua belah pihak. Namun, saat ini dikatakan semua sudah klir," paparnya.

ia berharap Museum HAM ini ke depannya bisa dikelola secara kolaboratif dengan Dinas Pariwisata Kota Batu. Dalam hal ini, Pemkot Batu menjadi fasilitator kebutuhan museum.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Sebagai informasi, Munir Said Thalib merupakan aktivis HAM kelahiran Malang, 8 Desember 1965 yang bersuara lantang memperjuangkan HAM di Indonesia. Ia menjadi korban pembunuhan di tengah penerbangan dari Jakarta menuju Amsterdam, Belanda pada 2004 silam.

Dalam jejaknya, Munir pernah memperjuangkan keluarga korban pelanggaran HAM pada tragedi Tanjung Priok 1984 yang menewaskan 24 demonstran akibat tindakan aparat keamanan yang membubarkan demonstran.

Selain itu, Munir juga pernah melakukan investigasi terhadap pelanggaran HAM pada kasus pembunuhan aktivis buruh Marsinah serta menyuarakan kasus penculikan yang mengakibatkan 13 aktivis hilang pada 1997-1998.

 

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.