Rabu, 10 Jun 2026 13:39 WIB

Bojonegoro Sabet Lima Penghargaan dari Kemenkes

Foto: Humas Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com
Foto: Humas Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com

jatimnow.com - Kabupaten Bojonegoro meraih lima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas pencapaian prestasi di bidang kesehatan lingkungan.

Penghargaan tersebut diberikan Kemenkes dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2022 ke-58, di Jakarta, pada Selasa (23/11/2022) lalu.

Baca Juga: Pengurus FKMB UINSA Resmi Dilantik

Bojonegoro dinilai sebagai kabupaten/kota yang berhasil dalam penerapan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Ani Pujiningrum mengatakan Kabupaten Bojonegoro berhasil terverifikasi 100 persen ODF oleh Tim Verifikasi ODF Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari peran dan inovasi Bupati Anna dalam menuntaskan program ODF dengan memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap ODF melalui program bantuan keuangan Khusus untuk jamban.

Selain itu, Kemenkes menilai Kabupaten Bojonegoro berhasil mengubah perilaku hidup bersih dan sehat warganya. Tidak hanya itu, Bojonegoro juga telah dinyatakan sebagai kabupaten terbaik dalam inovasi percepatan stop bebas buang air besar sembarangan (SBS) 100 persen.

Baca Juga: Unusa dan Kemenkes RI Kampanye Kesehatan Mental di Pesantren Sidoarjo

"Ibu Bupati selalu mendukung penuh program-program kesehatan di Bojonegoro. Selama program tersebut rasional, terukur, dan dirasa akan sangat bermanfaat bagi warga Bojonegoro," ujarnya Sabtu (26/11/2022).

Dr Ani mengungkapkan penghargaan ini merupakan yang tertinggi di bidang kesehatan. Selain itu pihaknya juga berterima kasih kepada semua pihak atas perjuangan dan kolaborasi, sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan.


"Alhamdulillah, Bojonegoro mendapatkan yang terbaik. Hal yang paling kami utamakan tetap memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal dan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Penghargaan adalah nilai bonus dan apresiasi dari pihak luar," terangnya.

Baca Juga: TUKS Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Pelabuhan Sehat dari Kemenkes

Adapun lima penghargaan yang didapat adalah penghargaan sebagai Kabupaten Stop Buang Air Besar Sembarangan/open defecation free (ODF), Kabupaten Terbaik Percepatan ODF Kategori Peningkatan Kebutuhan Sanitasi (demand creation), Sanitarian Terbaik dalam upaya mendorong percepatan STBM yang diberikan kepada Setiyono dari Puskesmas Dander, Penghargaan Kepala Desa Terbaik dalam upaya mendorong percepatan STBM yang diberikan kepada Kepala Desa Samberan Kecamatan Kanor, Arif Rokhman, dan Penghargaan Natural Leader Terbaik dalam upaya mendorong percepatan STBM diberikan kepada Sukadi, dari Desa Kemamang Kecamatan Balen.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.