Selasa, 28 Jul 2026 03:05 WIB

Kaki Pelaku Curanmor Rumah Kos Dibedil Polrestabes Surabaya

Salah satu pelaku curanmor dipapah petugas lantaran berusaha kabur saat hendak ditangkap. (foto: Farizal Tito)
Salah satu pelaku curanmor dipapah petugas lantaran berusaha kabur saat hendak ditangkap. (foto: Farizal Tito)

jatimnow.com - Tiga pelaku yang menjadi komplotan pencurian motor sekaligus penadah diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Komplotan pelaku terdiri atas SE (42), ES (42) dan UM (47), yang merupakan warga Surabaya.

Sedangkan salah seorang penadah motor curian berinisial SF (45), warga Jalan Bulak Banteng, Surabaya, turut ditangkap.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan bahwa komplotan yang ditangkap ini sebenarnya ada tiga. Namun satu pelaku berinisial UM, tidak bisa dihadirkan lantaran terlibat kejahatan di Polres Bojonegoro.

“Ketiga pelaku ini merupakan eksekutor pencuri motor yang kerap menyatroni rumah kos dan tempat-tempat, yang dianggap aman untuk melancarkan aksinya,” kata AKBP Mirzal Maulana, Kamis (10/11/2022).

Alumni Akpol tahun 2004 ini menjelaskan, cara kerja pelaku tergolong klasik. Yakni dengan merusak lubang kunci kendaraan yang terparkir di rumah atau kos.

“Mereka mencari sasaran lalu merusak lubang kunci dengan kunci T atau L. Nah, pada aksi terakhirnya dilakukan di daerah Jalan Jemursari," ujar dia.

Mirzal menyebut salah satu pelaku berinisial SE (42) ditembak kedua betisnya lantaran berusaha melarikan diri saat disergap.

“Kita sudah mengidentifikasi pelaku saat diberikan peringatan, tapi yang bersangkutan melarikan diri dan harus diberi tindakan terukur,” ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Selain ketiga bandit motor, Tim Resmob yang dipimpin AKP Zainul Abidin itu juga menangkap seorang penadah hasil curian para komplotan tersebut.

“Terdapat tujuh barang bukti yang kami temukan dari rumah penadah SF, di Jalan Bulak Banteng. Dia juga sudah menjual puluhan sepeda motor curian dalam tiga bulan terakhir,” kata Mirzal.

Selain mengamankan barang bukti, pihaknya juga menyita barang bukti lain seperti puluhan plat nomor palsu dan lima kunci T.

Selain melakukan ungkap kasus, dalam kesempatan itu Satreskrim Polrestabes Surabaya juga menyerahkan sebuah motor milik korban bernama Basuki yang motornya dicuri komplotan bandit pada 30 Agustus lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Semoga sepeda motornya bisa digunakan kembali untuk beraktivitas. Kami akan berkoordinasi dengan humas untuk menyebarkan kendaraan curian yang berhasil kami sita selama sebulan terakhir,” katanya.

Sementara itu, Basuki, korban, langsung membawa sepeda motornya. Pria asal Nganjuk ini mengaku kehilangan sepeda motor di kosnya.

“Saya berterima kasih sudah menemukan sepeda motor saya. Saya tidak percaya secepat ini bisa ditemukan," ungkapnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.