Selasa, 09 Jun 2026 06:57 WIB

Punya Ilmu Kanuragan, Warga Bojonegoro Tewas Tersambar KA

Polisi dibantu warga melakukan evakuasi korban tersambar KA Ambarawa di Bojonegoro. (foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Polisi dibantu warga melakukan evakuasi korban tersambar KA Ambarawa di Bojonegoro. (foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Saiful Desa Ngampal Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro tewas tertabrak kereta api, Minggu (6/11/2022) pagi. Ia meninggal di perlintasan kereta api, tepatnya di Desa Margomulyo Kecamatan Balen.

Menurut Ali, yang juga warga setempat sekaligus penjaga perlintasan mengatakan bahwa korban disambar KA Ambarawa rute Semarang-Surabaya, sekitar pukul 7.30 WIB.

Baca Juga: Kereta Api Dhoho Tabrak Dump Truk Bermuatan Pasir di Blitar

Ia menjelaskan jika saat itu korban sedang berjalan, hendak menyeberang perlintasan kereta. Korban melewati jalan lain yang tidak jauh dari lokasi tempat Ali menjaga pintu perlintasan.

Di saat yang sama, KA Ambarawa sedang melaju dari arah timur (Surabaya). Karena jarak yang begitu dekat, korban tersambar kereta. Kuatnya benturan membuat korban terpetal sejauh 50 meter dan meninggal di tempat.

“Dari pagi itu sudah riwa riwi (mondar-mandir. Orang ini (korban) lewat jalan lain, sekitar 30 meter dari pintu perlintasan kereta,” kata Ali.

Menurutnya para penguna jalan dan warga sekitar sudah memberi peringatan, akan ada kereta yang melintas. Diduga korban kurang waspada dan tak acuh dengan peringatan warga, sehingga tetap melintas.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

"Sudah saya teriaki, warga sekitar dan pengguna jalan juga berteriak mengingatkan," lanjut Ali.

"Sebetulnya hendak saya kejar, tapi saya harus jaga (perlintasan kereta). Klakson kereta juga bunyi keras, tapi dia tetap melintas. dan akhirnya tersambar,” sambungnya.

Peristiwa itu pun sudah dilaporkan pada pihak kepolisian setempat. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bojonegoro.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

“Tadi ada dari keluarganya yang datang, sekarang sudah dibawa ke rumah sakit sama polisi,” pangkasnya.

Warga lain yang akrab disapa Gundul mengungkapkan bahwa korban merupakan orang yang senang melakukan lelaku atau mendali ilmu kanuragan. Diduga pula memiliki gangguan jiwa atau ODGJ (orang dengan gangguan jiwa).

“Agak berbeda dengan orang pada umumnya, kemana-mana selalu jalan kaki,” tegas pria yang akrab disapa Gundul ini.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.