Minggu, 26 Jul 2026 18:35 WIB

Punya Ilmu Kanuragan, Warga Bojonegoro Tewas Tersambar KA

Polisi dibantu warga melakukan evakuasi korban tersambar KA Ambarawa di Bojonegoro. (foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Polisi dibantu warga melakukan evakuasi korban tersambar KA Ambarawa di Bojonegoro. (foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Saiful Desa Ngampal Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro tewas tertabrak kereta api, Minggu (6/11/2022) pagi. Ia meninggal di perlintasan kereta api, tepatnya di Desa Margomulyo Kecamatan Balen.

Menurut Ali, yang juga warga setempat sekaligus penjaga perlintasan mengatakan bahwa korban disambar KA Ambarawa rute Semarang-Surabaya, sekitar pukul 7.30 WIB.

Baca Juga: KAI Daop 8 Kecam Keras Aksi Pemotor Nekat Melintasi Rel di Surabaya

Ia menjelaskan jika saat itu korban sedang berjalan, hendak menyeberang perlintasan kereta. Korban melewati jalan lain yang tidak jauh dari lokasi tempat Ali menjaga pintu perlintasan.

Di saat yang sama, KA Ambarawa sedang melaju dari arah timur (Surabaya). Karena jarak yang begitu dekat, korban tersambar kereta. Kuatnya benturan membuat korban terpetal sejauh 50 meter dan meninggal di tempat.

“Dari pagi itu sudah riwa riwi (mondar-mandir. Orang ini (korban) lewat jalan lain, sekitar 30 meter dari pintu perlintasan kereta,” kata Ali.

Menurutnya para penguna jalan dan warga sekitar sudah memberi peringatan, akan ada kereta yang melintas. Diduga korban kurang waspada dan tak acuh dengan peringatan warga, sehingga tetap melintas.

Baca Juga: Kecewa Suami Selingkuh, TKW Asal Bojonegoro Ratakan Rumah dengan Alat Berat

"Sudah saya teriaki, warga sekitar dan pengguna jalan juga berteriak mengingatkan," lanjut Ali.

"Sebetulnya hendak saya kejar, tapi saya harus jaga (perlintasan kereta). Klakson kereta juga bunyi keras, tapi dia tetap melintas. dan akhirnya tersambar,” sambungnya.

Peristiwa itu pun sudah dilaporkan pada pihak kepolisian setempat. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bojonegoro.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

“Tadi ada dari keluarganya yang datang, sekarang sudah dibawa ke rumah sakit sama polisi,” pangkasnya.

Warga lain yang akrab disapa Gundul mengungkapkan bahwa korban merupakan orang yang senang melakukan lelaku atau mendali ilmu kanuragan. Diduga pula memiliki gangguan jiwa atau ODGJ (orang dengan gangguan jiwa).

“Agak berbeda dengan orang pada umumnya, kemana-mana selalu jalan kaki,” tegas pria yang akrab disapa Gundul ini.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.