Minggu, 26 Jul 2026 03:49 WIB

Polda Jatim Ringkus Sindikat Pembajak Truk

Kapolda saat memberikan keterangan pers.
Kapolda saat memberikan keterangan pers.

jatimnow.com - Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menangkap pelaku sindikat pembajakan sebuah barang dalam trailer/truk di Surabaya pada Jumat (13/7/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam melakukan aksinya ini 3 tersangka yang ditangkap yakni BP (40), ES (48) dan N (39). Ketiganya merupakan warga asal Rembang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Berawal dari laporan polisi oleh MA, Staf Operasional PT Lintas Internusa Ekspres Logistik, yang mengaku pihak perusahaan mendapatkan order PT Unilever Indonesia untuk mengangkut produk Unilever dari Rungkut Surabaya menuju Jakarta.

"Direktur PT Lintas Internusa Ekspres Logistik menelpon tersangka BP dengan alasan bancaan. Namun, pada 16 Juli 2018 kendaraan tersebut masih ada di Demak, yang seharusnya sudah masuk ke Jakarta. Kemudian karyawannya mengecek kendaraan dan ternyata segel kunci dari kendaraan sudah rusak dan barang di dalamnya sudah hilang," ujar Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin, Selasa (31/7/2018).

Barang bukti yang disita petugas.

Baca Juga: Modus Beli Mi Instan, Emak-emak Gasak 4 Tabung LPG di Toko Kelontong Kediri

Ia juga menjelaskan para pelaku atau sindikat pembajakan tersebut melakukan aksinya dengan modus memasukkan salah satu anggota kelompoknya untuk bekerja sebagai sopir di suatu perusahaan ekspedisi.

"Mereka bekerjasama dengan tujuan untuk mempermudah dalam mengidentifikasi jenis muatan yang sedang dibawanya khusus trailer atau truk yang bermuatan produk Unilever," terang Kapolda.

Machfud menerangkan para tersangka memilih produk dari Unilever karena produk tersebut merupakan barang-barang kebutuhan sehari-hari yang digunakan masyarakat.

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

"Dari hasil pembajakan pihak Unilever merugi sebesar Rp 1 Miliar, karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan sangat mudah penjualannya," pungkasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 283 dos produk Unilever berbagai jenis, 2 unit sepeda motor Honda Sonic, 1 buah senjata api caliner 5,6 mm, 8 perhiasan emas, 9 buah perkakas rumah tangga dan 6 unit HP.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.