Kamis, 23 Jul 2026 11:46 WIB

Rumah Petugas Lapas Malang Diteror Bom

Tangkapan layar CCTV.(Foto: Kakanwil Kemenkumham Jatim for jatimnow.com)
Tangkapan layar CCTV.(Foto: Kakanwil Kemenkumham Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Rumah seorang staf kesatuan pengamanan Lapas Kelas I Malang diteror bom oleh orang tak dikenal, Senin (24/10/2022). Korban bernama Abdul Azis yang rumahnya berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Dalam keterangan resminya, Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji membenarkan hal tersebut. Teror dilakukan ketika pihaknya tengah mengintensifkan pemberantasan narkoba.

Baca Juga: Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan

"Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian teror bom pada Senin itu sekitar pukul 10.45 WIB. Tampak dalam rekaman tersebut terlihat dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor tanpa plat nomor," ujarnya.

Keduanya terlihat menenteng tas selempang berwarna abu-abu berisi bahan peledak. Bahkan sebelum kejadian, keduanya terlihat lalu lalang, memastikan kondisi rumah dan sekitarnya. Lalu setelah dua kali berputar di daerah tersebut, seorang yang dibonceng melemparkan tas ke dalam rumah Aziz.

"Saat itu, anggota kami, Aziz, sedang bersiap-siap untuk berangkat kerja, ada istri dan anaknya yang masih balita di dalam rumah," terang Zaeroji.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun bom rakitan berjenis bondet yang berisi kelereng dan kerikil membuat kerusakan teras rumah.

"Tembok depan retak dan plafon serta kursi kayu rusak," urainya.

Baca Juga: Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Sarana Asimilasi Edukasi L'Sima Ngajum

Dugaan kuat karena pihak Lapas Malang sedang menggencarkan pemberantasan narkoba ke dalam lapas. Sehingga membuat jaringan pengedar narkoba menjadi terusik dan tidak terima.

"Beberapa waktu lalu, saudara Aziz memang melakukan penggagalan upaya peredaran narkoba ke dalam Lapas Malang," terang Zaeroji.

Zaeroji mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa jajarannya. Dia sekaligus memberikan apresiasi kepada jajarannya yang tegak lurus melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Baca Juga: PDI Perjuangan Jatim Tanam 2.500 Bibit Kopi dan Buah-buahan di Donomulyo Malang

"Aziz mengaku sedikit trauma, tapi sudah komitmen untuk tetap bekerja sesuai dengan aturan dan SOP yang berlaku," tegas Zaeroji.

Saat ini Kanwil Kemenkumham Jatim menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke Polres Malang. Setelah kejadian, pihak Polres Malang juga telah melakukan olah TKP.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Kami berharap pelakunya segera tertangkap," tuturnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.