Kamis, 23 Jul 2026 08:12 WIB

Emil Dardak Jadi Presiden EAROPH Periode 2022-2026

Pengangkatan Emil Dardak sebagai Presiden EAROPH periode 2022-2026 (Foto: Vq for jatimnow.com)
Pengangkatan Emil Dardak sebagai Presiden EAROPH periode 2022-2026 (Foto: Vq for jatimnow.com)

jatimnow.com - Organisasi Internasional Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) menunjuk Emil Elestianto Dardak sebagai presiden periode 2022-2026 dalam kongres ke-28 di Surabaya.

Emil menjabat presiden setelah sebelumnya menjabat wakil. Dia mengikuti jejak mendiang ayahnya yang sempat menjabat di posisi sama di Tahun 2014-2016.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Emil ditunjuk menggantikan presiden sebelumnya, Ar. Yolanda David Reyes dari Filipina, pada Kamis (6/10/2022) dalam World Congress 2022 di Surabaya yang menghadirkan kepala daerah dan pakar permukiman berbagai negara di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Emil berjanji akan memberikan perspektif dari pemerintah lokal dalam agenda EAROPH ke depan, dengan mengambil contoh Jawa Timur.

"Saya meyakini bahwa perencanaan selalu menjadi jawaban untuk masa depan yang dinamis, fleksibel dan agile. Maka dari itu, perencanaan perlu bersifat adaptif untuk mewujudkan masa depan kota dan pemukiman yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar Emil, Kamis (6/10/2022).

EAROPH merupakan organisasi multisektoral nonpemerintah yang terafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). EAROPH juga organisasi multi-sektor yang meliputi sektor privat, publik dan akademik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sejak didirikan Tahun 1956, EAROPH memiliki tujuan untuk mengkonsolidasikan penyediaan kualitas hidup, perumahan dan perencanaan yang lebih baik di kawasan Asia, Australia dan Pasifik.

Sementara presiden sebelumnya, Ar. Yolanda David Reyes menambahkan, dengan posisi Emil sebagai presiden, pihaknya berharap perencanaan tata ruang kota yang dilakukan EAROPH bisa segera dijalankan.

"Menjadi Presiden EAROPH memberikan kewenangan istimewa untuk bisa membawa para pakar dan ahli di bidang arsitektur dan pemukiman bertaraf internasional untuk mencapai agenda EAROPH dalam memberikan perencanaan dan pembangunan tata ruang kota yang lebih baik," ucap Yolanda.

Baca Juga: Indonesia Energy Week Resmi Digelar di Surabaya hingga 18 Juli

Kongres internasional ini terselenggara atas kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Juga United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pacific, organisasi yang menaungi para kepala daerah dan asosiasi pemerintah daerah di wilayah Asia Pasifik juga turut bermitra dalam menyelenggarakan ASEAN Mayors Forum (AMF) roundtable discussion sebagai bagian dari rangkaian kegiatan EAROPH World Congress yang menghadirkan para kepala daerah dari negara-negara ASEAN.

Sejumlah pakar hingga praktisi bidang perencanaan dan permukiman dari negara-negara Asia dan Australia juga tampak hadir mengisi berbagai sesi yang membahas permukiman dan perkotaan masa depan atau future cities and human settlements.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.