Jumat, 12 Jun 2026 15:48 WIB

Jalan Penghubung 2 Kecamatan Rusak Parah dan Tak Pernah Diperbaiki

Kondisi jalan penghubung Kecamatan Kudu dan Ngusikan yang kondisinya rusak parah.(Foto: Elok Aprianto)
Kondisi jalan penghubung Kecamatan Kudu dan Ngusikan yang kondisinya rusak parah.(Foto: Elok Aprianto)

jatimnow.com - Ruas jalan penghubung Kecamatan Kudu dan Ngusikan, Jombang, kondisinya rusak parah. Bahkan jalan yang menghubungkan antara Desa Made, Kecamatan Kudu dengan Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan itu tidak pernah diperbaiki.

Tak sedikit para pengguna jalan termasuk para pengunjung Wisata Sendang Made mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Efendi salah satu pengguna jalan di area Desa Made mengaku bahwa sebagian ruas jalan sudah tidak terlihat aspalnya. Hanya terlihat batu-batuan.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas. Padahal jalan ini merupakan akses untuk menuju Wisata Gunung Pucangan," ungkapnya, Kamis (6/10/2022)

Selain itu, ia mengaku kondisi jalan rusak belum dapat perhatian dari pemerintah setempat. Terbukti dengan jalan belum sama sekali diperbaiki.

"Sudah lama ini rusak parah jalannya, belum diperbaiki sama sekali. Belum dilakukan perbaikan. Sampai aspalnya saja sudah tidak ada," tukasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Suwandi, warga Cupak, Kecamatan Ngusikan. Menurutnya, jalan tersebut ramai dilalui. Terlebih lagi ini merupakan akses menuju Gunung Pucangan.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

"Banyak wisatawan dari luar Jombang yang ke Gunung Pucangan. Mereka pada mengeluh kondisi jalan ini," paparnya.

Ia meyakini jika jalan tersebut diperbaiki, pastinya wisatawan Gunung Pucangan juga akan ramai pengunjung.

"Kalau ramai kan juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar," tegasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Ia berharap pemerintah setempat segera melakukan perbaikan jalan. Akses jalan yang minim penerangan membuat jalan semakin berbahaya bagi pengguna jalan.

"Kalau malam pasti bahaya karena minim penerangan juga," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.