Selasa, 28 Jul 2026 03:22 WIB

Pria Bawa Celurit karena Kesal Diejek Ditangkap Polisi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 05 Okt 2022 14:57 WIB
Tersangka F saat diamankan bersama barang bukti celurit. (Foto: Polsek Semampir/jatimnow.com).
Tersangka F saat diamankan bersama barang bukti celurit. (Foto: Polsek Semampir/jatimnow.com).

jatimnow.com - Seorang pemuda diamankan Unit Reskrim Polsek Semampir setelah kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit sepanjang 36 cm. Penangkapan sendiri dilakukan lantaran pelaku diduga hendak membacok temannya karena kesal.

Saat ini, pemuda berinisial F (25), warga Jalan Endrosono, Surabaya itu sudah ditetapkan tersangka dan ditahan untuk diproses lebih lanjut. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Benar, yang bersangkutan saat ini sudah kami tahan, atas kasus kepemilikan senjata tajam jenis celurit," kata Kapolsek Semampir, Kompol Nur Suhud, Rabu (5/10/2022).

Nur Suhud menjelaskan, penangkapan terhadap F dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi bahwa F pada akhir September 2022 malam lalu sedang membawa celurit dengan berjalan di Jalan Wonosari Tegal Gang 3, Surabaya.

Informasi yang diterima polisi, F saat itu sedang naik pitam dan hendak membahayakan temannya, berusaha membacok, usai tidak terima diejek. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Atas informasi ini, petugas kemudian mendatangi lokasi dan langsung mengamankan F. Saat ditangkap, dia kooperatif. Kemudian, petugas menyita celuritnya yang saat itu disimpin di pinggangnya.

"Alhamdulillah anggota cepat datang ke lokasi. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak sampai terjadi. Yang bersangkutan langsung kami amankan bersama barang bukti," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sementara dalam pemeriksaan, F mengaku kesal dengan temannya yang kerap mengejeknya seperti orang cupu. Atas dasar itulah, F kemudian mengambil celurit di rumahnya dan menghampiri teman-temannya yang saat itu sedang cangkruk di gang.

"Tidak sampai melakukan tindakan (membacok). Cuma waktu itu yang bersangkutan hanya menakut-nakuti. Pengakuannya ya kesal itu tadi, katanya sering diejek temannya. Tapi perbuatan tersangka ini sudah membahayakan, akan kami proses," tandas Nur Suhud.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.