Sabtu, 25 Jul 2026 19:56 WIB

Angka Cantik di Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah saat launching logo HJB ke-345. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro/jatimnow.com)
Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah saat launching logo HJB ke-345. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab melaunching logo Hari Jadi Bojonegoro (HJB) yang ke-345, Sabtu (1/10/2022) malam. Logo yang terinspirasi dari keindahan itu, mengusung tema 'Bojonegoro Terdapan, Pembangunan Berkelanjutan'.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadinbudpar) Kabupaten Bojonegoro Budiyanto mengatakan, logo HJB ke-345 menyiratkan kabupaten yang terdepan dalam segala aspek.

Baca Juga: Kecewa Suami Selingkuh, TKW Asal Bojonegoro Ratakan Rumah dengan Alat Berat

"Dan senantiasa melanjutkan visi misi dalam bidang pembangunan," ujarnya.

Budiyanto mengurai makna dari logo tersebut. Warna biru pada angka 3 memiliki arti kepercayaan dan kesetiaan. Sementara warna hijau pada angka 4 melambangkan kesuburan. Sedangkan warna merah pada angka 5 melambangkan energi dan kekuatan.

"Kepercayaan menggambarkan rasa percaya yang ditanam oleh masyarakat Bojonegoro kepada pemerintah. Sedangkan kesetiaan menggambarkan kesetiaan Pemkab Bojonegoro dalam melayani masyarakat. Dua hal tersebut merupakan aspek penting yang harus dimiliki agar terwujudnya kabupaten yang terdepan," bebernya.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

Sementara Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengurai tema hari jadi Kabupaten Bojonegoro yang mengusung pembangunan Bojonegoro berkelanjutan.

Menurutnya sejak 2020, Pemkab konsisten membangun IPM melalui berbagai program. Salah satunya RPL Desa maupun sektor sosial lainnya.

"Mudah-mudahan, di usia Bojonegoro yang ke-345 mengingatkan kita pada posisi usia sudah sangat matang, berpikir matang dan kemandirian juga matang. Termasuk matang dalam pembangunan sosial dan sektor lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Hilang Saat Berenang di Bengawan Solo, Pemuda Bojonegoro Ditemukan Meninggal

Lomba logo HJB 2022 diikuti 134 peserta. Proses seleksi dilakukan secara teliti hingga muncul 3 nama pemenang dengan desain logo terbaik.

Juara 1 diraih oleh Imam Galih Setionono asal Dusun Grogolan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem. Juara 2 diraih Hari Suryana dari Dusun Jajar, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu. Serta Juara 3 diraih Ahmad Rofi'ul Islam asal Kecamatan Kanor.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.