Senin, 08 Jun 2026 00:54 WIB

Persela Gagal Curi Poin di Kandang PSIM

Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persela Lamongan kembali kehilangan poin saat bertamu ke kandang PSIM Jogjakarta.

Gol semata wayang El-Loco Gonzales di menit 70 memupuskan asa Laskar Joko Tingkir untuk mencuri poin.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Bermain tanpa kehadiran penonton di Stadion Sultan Agung, pertandingan alot sejak dimulainya pertandingan. Kedua tim sama-sama menerapkan pola permainan menyerang.

Persela sebenarnya tampil menjanjikan dan beberapa kali membuat lini belakang PSIM ketar-ketir. Peluang Zulham Zamrun dan Ibrahim Musa Konsepa misalnya nyaris berbuah gol.

Namun, petaka untuk Persela datang melalui pemain veteran C. Gonzales yang berhasil mencetak gol di pertengahan babak kedua. Skor 1-0 untuk keunggulan PSIM bertahan hingga akhir pertandingan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Pelatih Persela, Fakhri Husaini menyebut jika sebenarnya tim asuhannya bermain baik di babak pertama. Timnya banyak mendominasi dan menciptakan peluang.

"Melihat apa yang kami lakukan di babak pertama seharusnya kami tidak harus kalah. Karena cukup banyak mendapat peluang. Kami mendominasi permainan dan jalannya pertandingan. Banyak menciptakan peluang tapi gagal dikonversikan menjadi gol," ujar Fakhri usai laga, Selasa (27/9/2022).

Fakhri mencermati, di babak kedua pemain Persela seperti gagal fokus dan kehilangan konsentrasi hingga gol tercipta untuk keunggulan PSIM.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Berbeda babak pertama dan babak kedua, pemain seperti kehilangan konsentrasi, kehilangan kepercayaan diri. Lini tengah terlalu banyak kehilangan bola," tambahnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.