Selasa, 28 Jul 2026 21:14 WIB

Mau Vaksin Anti-Rabies Hewan Peliharaanmu Gratis? Ini Tempatnya

Vaksinasi hewan di Kawan Hewan Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Vaksinasi hewan di Kawan Hewan Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kawan Hewan Gresik menggelar vaksinasi anti-rabies gratis untuk hewan. Vaksin gratis ini sebagai upaya Kawan Hewan dalam memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) setiap 28 September.

Menurut pemilik Petshop Kawan Hewan, drh. Dara, kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 23 September 2022 ini mendapat respons positif dari masyarakat. Khususnya pecinta hewan. Kegiatan ini untuk mendukung program tahun 2030 sebagai tahun bebas rabies.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

"Alhamdulillah kami dari Kawan Hewan telah menyiapkan 50 dosis vaksin anti-rabies dan luar biasa sambutan publik sangat antusias. Kebanyakan hewan yang divaksin adalah kucing, anjing dan kera," kata Dara, Selasa (27/9/2022).

Dan jika 50 dosis vaksin hewan yang tersedia habis, para pemilik hewan peliharaan masih bisa datang ke Petshop Kawan Hewan di yang berlokasi di Ruko Grand Bunder 2 Kav 13A, Graha Bunder Asri, Gresik, untuk mendapatkan dosis vaksin anti-rabies dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia sampai tanggal 28 September.

"Syarat vaksinasi ini umur minimal 6 bulan, tidak dalam kondisi bunting/hamil dan tentunya tidak sedang sakit.” ucapnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Dara menambahkan untuk saat ini di Jawa Timur memang sudah menjadi wilayah yang dinyatakan bebas rabies. Meski begitu ia mengimbau agar masyarakat tidak lengah apalagi menganggap enteng penyakit rabies. Karena itu masyarakat, khususnya pecinta hewan wajib mengetahui bahaya penyakit rabies.

"Virus ini juga bersifat Zonoosis (penularan virus dari hewan ke manusia), di Indonesia sendiri ada beberapa daerah yang belum dinyatakan bebas rabies, maka dari itu penting bagi teman-teman yang punya hobi atau yang punya usaha hewan peliharaan untuk tetap waspada.” ujar dokter hewan lulusan Universitas Airlangga Surabaya itu.

Sementara hewan yang terinfeksi rabies menurut drh. Granita, manajer di Kawan Hewan biasanya tingkah lakunya berubah menjadi lebih agresif dan galak. Kemudian di sekitar mulutnya keluar lendir berlebih dan sangat takut pada air.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

"Kalau hewan peliharaan ada ciri-ciri seperti ini ada baiknya segera dibawa ke Pukeswan atau klinik hewan terdekat," ujar Granita.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.