Sabtu, 06 Jun 2026 16:09 WIB

Pensiunan PNS Tewas Diduga Terbakar di Tepi Sungai Medokan Semampir Surabaya

Polisi melakukan identifikasi di lokasi (Foto: Command Center 112 Surabaya)
Polisi melakukan identifikasi di lokasi (Foto: Command Center 112 Surabaya)

Surabaya - Pensiunan PNS ditemukan tewas diduga terbakar di bantaran Sungai Kali Jagir Jalan Medokan Semampir AWS, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Minggu (25/9/2022).

Saat ditemukan, mayat pria tersebut mengenakan kaos dan celana pendek. Kondisinya terlentang dan pada bagian tubuhnya melepuh diduga akibat luka bakar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Saksi mata, Sholihin menyebut, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 17.25 WIB.

"Ditemukannya sekitar maghrib. Kondisi tubuhnya terbakar," ujar Sholin.

Sholigin mengatakan, mayat itu ia temukan saat dirinya ingin mematikan asap bekas kebakaran alang-alang di lokasi.

"Pertama kali terganggu ada asapnya. Terus saya masuk ke sini saya kira di bawah ini kobong (terbakar). Pas saya matiin apinya, ada mayat di situ," ungkap Sholihin.

Mendapati itu, Sholihin melapor ke Imam Sahid, Ketua RT 04 Medokan Semampir. Dan dalam penelusuran awal, pria yang tewas itu merupakan salah satu warganya bernama Kusnun (72).

Sebelum ditemukan meninggal, sekitar pukul 16.00 WIB, Kusnun pamit hendak membuang sampah di tanggul sungai. Namun sekitar 15 menit, Imam yang saat itu sedang mencuci mobil melihat api menyala dari tanggul.

Barulah sekitar pukul 17.25 WIB, dia mendapatkan laporan dari bahwa di lokasi tersebut ditemukan mayat pria.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saat itu saya sedang cuci mobil, eggak sampai sejam. Api dari tanggul itu menyala. Saya enggak dengar suara teriakan. Namun setelah ada salah satu warga lapor, saya berfikir jangan-jangan itu Pak Nun (Kusnun)," papar Imam.

Setelah itu, Imam mendatangi rumah Kusnun untuk memastikan dan menanyakan kepada apakah Kusnun di rumah. Ternyata anak Kusnun mengaku bahwa orangtuanya itu belum pulang.

"Niatnya saya pastikan. Apakah Pak Nun sudah pulang atau belum. Ternyata belum pulang. Coba dipastikan itu ada mayat, apakah Pak Nun atau bukan. Akhirnya saya laporkan ke 112 Command Center da pihak kepolisian," ujarnya.

Dia menambahkan, sebelumnya dia juga sempat melarang Kusnun untuk menaiki tanggul yang ada di bantaran sungai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Bahkan korban juga sempat saya larang karena sudah sore menjelang maghrib. Namun korban tetap saja naik ke tanggul pinggir sungai," imbuhnya.

Saat ditanya apakah korban sering bakar-bakar sampah di tanggul tersebut, Imam mengatakan bahwa tidak pernah dan baru hari itu korban pamit ke atas tanggul.

Sementara Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Wasis Sutikno menyebut bahwa korban adalah pensiun PNS, warga Medokan Semampir AWS.

"Punya riwayat ling lung," jelas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.